Safari Politik Eks Presiden Jokowi Bersama PSI Gegerkan Elite Partai, Manuver Awal Menuju 2029?

Darus H

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara mengejutkan memulai safari politiknya pada 26 Juni 2026, memilih Lampung sebagai destinasi pertama. Kunjungan tiga hari tersebut menarik perhatian publik dan elite politik, terutama karena Jokowi tampil dengan jaket dan topi berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang kerap diasosiasikan dengan putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Manuver ini ditengarai sebagai langkah awal pembentukan kekuatan baru menjelang Pemilu 2029.

Jokowi mengklaim bahwa tur politiknya ke Lampung merupakan undangan dari masyarakat setempat, sebuah narasi yang sering digunakan dalam kegiatan politik untuk menunjukkan dukungan akar rumput. Selama di Lampung, ia bahkan dianugerahi gelar adat kehormatan "Baginda Pemuka Bangsa," sebuah pengakuan simbolis atas kontribusinya. Kehadiran mantan kepala negara di tengah-tengah masyarakat Lampung tak pelak menjadi sorotan utama media nasional.

Pilihan Lampung sebagai provinsi pertama yang dikunjungi bukanlah tanpa alasan. Jokowi menjelaskan bahwa ini adalah bentuk apresiasi terhadap PSI Lampung yang hampir 100 persen menyelesaikan struktur partai hingga ke tingkat desa. Angka ini jauh melampaui capaian PSI di daerah lain yang rata-rata baru mencapai 40-60 persen. Ini menunjukkan komitmen kuat PSI di Lampung dalam membangun basis organisasi yang solid.

"Saya ingin memberikan apresiasi, penghargaan, dan penghormatan yang tinggi kepada Ketua Umum, Ketua DPW, Ketua DPD beserta seluruh jajarannya yang telah menyelesaikan struktur partai sampai ke tingkat desa," ujar Jokowi di Lampung pada Jumat, 26 Juni 2026. Pernyataan ini menegaskan dukungannya terhadap upaya PSI dalam memperkuat fondasi partai dari bawah. Struktur partai yang solid hingga tingkat desa merupakan tulang punggung penting dalam strategi pemenangan pemilu, memastikan jangkauan dan mobilisasi massa yang efektif.

Lebih lanjut, Jokowi berpesan kepada pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Mesuji untuk tidak berhenti pada penyelesaian struktur semata. Ia menekankan pentingnya bekerja keras, menghidupkan partai, serta menjaga kedekatan dengan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. Mantan Presiden juga mendorong kader PSI untuk proaktif membantu memecahkan persoalan yang dihadapi masyarakat, sehingga partai bisa benar-benar merasakan denyut nadi rakyat dan mendapatkan kepercayaan.

Dengan melihat kerja keras dan dedikasi pengurus PSI di daerah, Jokowi meyakini bahwa partai berlambang bunga mawar ini mampu memenangkan Pemilu 2029, asalkan struktur di daerah bekerja maksimal sejak sekarang. Dorongan semangat ini jelas menunjukkan optimisme tinggi dan harapan besar Jokowi terhadap potensi PSI sebagai kekuatan politik baru. Safari ini bukan hanya kunjungan biasa, melainkan sebuah injeksi moral dan strategis bagi PSI untuk bergerak lebih agresif.

Agenda safari politik Jokowi tidak berhenti di Lampung. Ia dijadwalkan akan melanjutkan perjalanannya ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jawa Barat, dua provinsi dengan karakteristik politik dan demografi yang berbeda namun memiliki potensi suara yang signifikan. Rangkaian kunjungan ini mengindikasikan adanya pola dan strategi yang lebih besar di balik safari politik mantan kader PDI Perjuangan tersebut.

Respons dari berbagai elite partai politik pun tak terhindarkan, mencerminkan dinamika politik nasional yang selalu bergerak dan penuh perhitungan. Masing-masing partai memberikan pandangan yang bervariasi, dari sikap hati-hati hingga pernyataan yang lebih strategis.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Politikus PKB Lalu Hadrian Irfani menanggapi kunjungan Jokowi ke daerah sebagai hak pribadi setiap warga negara. Menurutnya, aktivitas mantan presiden itu adalah hal yang lumrah dalam alam demokrasi, sepanjang tidak melanggar aturan yang ada. Ia menekankan pentingnya menjaga batas dan tidak melakukan "curi start" dalam konteks persiapan pemilu.

"Yang jelas tidak melewati batas, tidak mencuri start," kata Lalu saat ditemui di kompleks DPR, Jakarta pada Selasa, 30 Juni 2026. Pernyataan ini dapat diinterpretasikan sebagai seruan untuk menjaga etika politik dan menghindari praktik kampanye terselubung jauh sebelum waktunya. Lalu juga menambahkan bahwa negara Indonesia punya keberagaman, termasuk soal kepentingan antar tiap tokoh nasional, karena itu ia menilai perlu adanya rasa saling menghormati dan menghargai terhadap perbedaan kepentingan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa PKB tetap satu komando di bawah Ketua Umum Gus Muhaimin Iskandar, menunjukkan soliditas internal partai mereka.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Dari kubu PDI Perjuangan, Ketua DPP Puan Maharani juga merespons safari politik Jokowi dengan sikap yang serupa. Ia menyatakan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk melakukan kunjungan ke daerah-daerah, termasuk seorang mantan presiden yang sudah purna tugas. Namun, Puan menyelipkan pesan penting terkait stabilitas nasional di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Menurut Puan, kegiatan yang dilakukan eks kader partainya itu tidak boleh sampai memengaruhi stabilitas negara. Ia mengingatkan bahwa situasi global saat ini sedang tidak menentu, sehingga menjaga stabilitas dalam negeri menjadi krusial untuk kepentingan bersama. "Alangkah baiknya jika sama-sama bisa menjaga situasi untuk bisa tetap kondusif," kata Puan di kompleks Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta pada Selasa, 30 Juni 2026. Pernyataan Puan ini dapat dibaca sebagai imbauan halus agar semua pihak menjaga iklim politik tetap sejuk, tanpa harus menimbulkan gejolak yang tidak perlu dan mengganggu konsentrasi bangsa.

Partai Golkar

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, memberikan respons yang lebih santai namun tetap strategis dan percaya diri. Ia menegaskan bahwa Jokowi, yang kini sudah purna tugas sebagai presiden, memiliki hak penuh untuk melakukan tur politik dan menentukan arah dukungannya. "Pak Jokowi orang merdeka, boleh menentukan keputusan politiknya mau seperti apa. Tergantung beliau dan Partai Solidaritas Indonesia," kata Sarmuji di kompleks DPR, Jakarta pada Senin, 29 Juni 2026.

Sarmuji menyatakan Partai Golkar tidak mengkhawatirkan safari politik yang dilakukan Jokowi bersama PSI tersebut. Menurutnya, potensi perpindahan pemilih selalu terbuka lebar selagi pemilihan umum belum dimulai dan kompetisi masih berjalan. Setiap partai politik, lanjutnya, memiliki daya pikat tersendiri untuk menarik pemilih dalam kontestasi politik, tidak terkecuali Golkar. "Perpindahan pemilih bukan hanya ke PSI, bisa ke partai lain termasuk ke Golkar," ucap Sarmuji, menunjukkan kepercayaan diri Golkar dalam menghadapi dinamika perebutan suara dan menjaga basis pemilihnya.

Safari politik Jokowi bersama PSI ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah sinyal kuat akan pergeseran dan konsolidasi kekuatan politik menjelang Pemilu 2029. Dukungan terang-terangan dari seorang mantan presiden yang masih memiliki pengaruh besar, ditambah dengan respons terukur dari partai-partai besar, mengindikasikan bahwa peta politik Indonesia tengah dipersiapkan untuk babak baru. Pertarungan ide, strategi, dan perebutan simpati pemilih telah dimulai, jauh sebelum jadwal resmi kampanye ditetapkan, menandai dimulainya persaingan awal menuju kontestasi elektoral mendatang.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All