Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah mengumumkan perubahan signifikan dalam jajaran pelatih ganda campuran. Kepala pelatih Rionny Mainaky dan asisten pelatih Amon Sunaryo tidak lagi menjabat di sektor krusial tersebut per tanggal 1 Mei 2024.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, dalam sebuah keterangan pers yang dirilis pada Selasa (28/5/2024). Perpisahan ini menandai berakhirnya masa tugas Rionny yang sebelumnya juga memegang jabatan sebagai Kepala Pelatih Ganda Campuran.
“Terhitung mulai 1 Mei 2024, saya dan Pak Amon sudah selesai tugasnya sebagai pelatih ganda campuran,” ujar Rionny Mainaky, yang juga merangkap jabatan sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI. Ia menambahkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim dan dinamika internal.
Rionny Mainaky sendiri memiliki rekam jejak yang cukup panjang di dunia kepelatihan bulu tangkis Indonesia. Sebelum memegang posisi kepala pelatih ganda campuran, ia juga pernah berkontribusi di sektor ganda putra. Pengalamannya di berbagai sektor menunjukkan dedikasinya dalam memajukan prestasi bulu tangkis nasional.
Sementara itu, Amon Sunaryo yang mendampingi Rionny sebagai asisten pelatih, juga mengakhiri perannya di sektor ganda campuran. Kepergian kedua pelatih ini diharapkan dapat membuka jalan bagi penyegaran dan strategi baru untuk meningkatkan performa atlet ganda campuran Indonesia di kancah internasional.
Informasi mengenai pengganti Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo di sektor ganda campuran belum diumumkan secara resmi oleh PBSI. Namun, diharapkan proses penunjukan pelatih baru akan segera dilakukan demi kelancaran program pembinaan atlet jelang berbagai turnamen penting, termasuk persiapan menuju Olimpiade.
