Sunday, 2 August 2026
BREAKING
BERITA

Ribuan Migran Nekat Terobos Perbatasan Ceuta, Spanyol Kerahkan Militer

Oleh Emanuel August 1, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Ribuan migran nekat berupaya menerobos perbatasan Ceuta, wilayah Spanyol di Afrika Utara, dalam lonjakan arus migrasi yang terjadi sejak akhir Juli. Situasi ini memaksa aparat keamanan Spanyol mengerahkan personel militer dan kepolisian untuk memperketat pengamanan.

Dalam sebuah insiden dramatis pada Kamis (24/8/2023), sekitar 2.000 migran, sebagian besar berasal dari negara-negara Sub-Sahara Afrika, dilaporkan mencoba melintasi pagar perbatasan yang memisahkan Ceuta dari Maroko. Upaya nekat ini berujung pada bentrokan dengan pasukan keamanan perbatasan, di mana sejumlah migran dilaporkan terluka.

Menurut laporan dari otoritas Spanyol, setidaknya 500 migran berhasil mencapai wilayah Ceuta, sementara sisanya berhasil dipukul mundur oleh petugas keamanan Maroko. Peristiwa ini menyoroti tingginya angka migran yang putus asa mencari kehidupan yang lebih baik di Eropa, meskipun harus menghadapi risiko besar.

Menteri Dalam Negeri Spanyol, Fernando Grande-Marlaska, menyatakan bahwa pihaknya akan terus bekerja sama dengan Maroko untuk mengendalikan arus migrasi ilegal. “Kami bekerja sama erat dengan otoritas Maroko untuk mengelola perbatasan dan mencegah masuknya imigran ilegal,” ujar Grande-Marlaska pada Kamis (24/8/2023).

Lonjakan migrasi ke Ceuta dan Melilla, wilayah Spanyol lainnya di Afrika Utara, telah menjadi isu krusial bagi Spanyol dan Uni Eropa. Wilayah ini menjadi salah satu titik masuk utama bagi migran yang ingin mencapai Eropa dari Afrika.

Situasi di perbatasan Ceuta kerap diwarnai ketegangan. Migran yang putus asa sering kali menggunakan berbagai cara ekstrem untuk melewati pagar perbatasan yang dijaga ketat, termasuk memanjat, menggunakan alat bantu, atau bahkan bersembunyi di dalam kendaraan.

Organisasi kemanusiaan telah berulang kali menyuarakan keprihatinan atas kondisi para migran yang rentan dan perlakuan yang mereka terima. Mereka mendesak agar hak-hak dasar para migran dihormati dan solusi jangka panjang untuk mengatasi akar penyebab migrasi dicari.

Bagikan: Facebook X WhatsApp