Saturday, 25 July 2026
BREAKING
BERITA

Rahasia Paus Sperma Tidur Vertikal Tanpa Tenggelam Terkuak

Oleh Emanuel July 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Para ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap mekanisme biologis yang memungkinkan paus sperma (Physeter macrocephalus) untuk tidur dalam posisi vertikal di laut tanpa tenggelam. Temuan ini menjawab rasa penasaran yang telah lama ada mengenai perilaku unik mamalia laut terbesar ini saat beristirahat.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology pada 21 November 2023 ini menunjukkan bahwa paus sperma memanfaatkan periode tidur singkat yang disebut ‘tidur sonar’ (sonar sleep). Selama periode ini, otak paus mengalami perubahan drastis, di mana hanya satu belahan otak yang beristirahat sementara belahan lainnya tetap aktif untuk menjaga fungsi vital dan kesadaran lingkungan.

Penelitian ini juga menyoroti peran penting dari sistem saraf otonom paus. Sistem ini secara otomatis mengatur fungsi tubuh seperti pernapasan dan detak jantung, bahkan ketika paus berada dalam kondisi tidak sadar sepenuhnya. Kemampuan ini krusial untuk mencegah tenggelam saat mereka beristirahat di kedalaman laut.

Sebelumnya, para peneliti telah mengamati paus sperma tertidur dalam posisi tegak lurus dengan kepala menghadap ke atas atau ke bawah, seringkali hanya berlangsung selama beberapa menit. Perilaku ini sempat menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana mereka menjaga keseimbangan dan kelangsungan hidup di lingkungan bawah air.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh Dr. Nikolai M. Lipatova dari Institut Biologi Kelautan Rusia dan Dr. V.O. Belokopytov dari Universitas Negeri Moscow, menggunakan data dari pelacak satelit dan observasi langsung di laut. Mereka mengamati perilaku paus sperma di Samudra Hindia dan Laut Arktik.

Salah satu temuan kunci adalah bahwa paus sperma tidak mengalami periode tidur yang panjang dan mendalam seperti mamalia darat. Sebaliknya, mereka melakukan serangkaian tidur singkat yang terfragmentasi. Durasi total tidur harian paus sperma diperkirakan hanya sekitar 7% dari waktu mereka, menjadikannya salah satu mamalia dengan kebutuhan tidur paling sedikit.

Dr. Lipatova menjelaskan, “Kami menemukan bahwa paus sperma cenderung beristirahat di kedalaman dangkal dan tidak pernah tidur lebih dari 10 menit. Mereka juga tidak pernah tidur dalam posisi horizontal.” Pernyataan ini menegaskan bahwa strategi tidur vertikal paus sperma adalah adaptasi evolusioner yang sangat efisien untuk bertahan hidup.

Meskipun detail pasti mengenai bagaimana kesadaran lingkungan dipertahankan selama tidur sonar masih menjadi area penelitian lebih lanjut, temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana paus sperma berhasil mengelola kebutuhan istirahat mereka di tengah tantangan lingkungan laut yang kompleks.

Bagikan: Facebook X WhatsApp