Thursday, 10 September 2026
BREAKING
BERITA

PVMBG Ungkap Penyebab Banjir Lahar Dingin Pasc-Erupsi Sinabung

Oleh Emanuel September 10, 2026 46 minutes lalu 0 komentar

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), memberikan penjelasan mengenai banjir lahar dingin yang terjadi pasca erupsi Gunung Sinabung. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat setempat akan potensi ancaman susulan.

Menurut PVMBG, banjir lahar dingin ini merupakan konsekuensi langsung dari aktivitas erupsi Gunung Sinabung yang sebelumnya terjadi. Material vulkanik yang terlontar ke udara kemudian mengendap di lereng gunung. Curah hujan yang tinggi menjadi pemicu utama pergerakan material tersebut menuruni lembah sungai.

Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, dalam keterangannya pada Kamis (11/03/2021), menyatakan bahwa erupsi Gunung Sinabung pada tanggal 9 Maret 2021 pukul 07.40 WIB telah meluncurkan kolom abu vulkanik setinggi 500 meter di atas puncak. “Teramati erupsi G. Sinabung tanggal 9 Maret 2021 pukul 07:40 WIB, tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 2.939 m di atas permukaan laut),” ujar Hendra Gunawan dalam pesan singkatnya.

Hendra Gunawan menambahkan bahwa kolom abu tersebut teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Erupsi ini tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 12 mm dan durasi 122 detik. Ia juga menjelaskan bahwa secara visual, erupsi ini tidak teramati adanya hembusan asap kawah, namun terekamnya aktivitas erupsi di seismograf menunjukkan adanya proses magmatik di bawah permukaan.

Lebih lanjut, PVMBG mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi bahaya susulan, termasuk banjir lahar dingin dan luncuran guguran awan panas. Wilayah yang berpotensi terdampak adalah daerah di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG dan instansi terkait, serta tidak memasuki atau beraktivitas di zona merah yang telah ditetapkan.

PVMBG terus memantau aktivitas Gunung Sinabung secara intensif. Data dari pos pengamatan gunung api dan peralatan seismik digunakan untuk menganalisis perkembangan aktivitas vulkanik. Informasi terkini mengenai status dan potensi bahaya Gunung Sinabung akan terus disampaikan kepada publik melalui kanal resmi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp