Friday, 7 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Putra Mark Hughes Meninggal Akibat Sindrom Kematian Dewasa Mendadak

Oleh Danu Ilham August 7, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Alex Hughes, putra dari mantan pemain dan pelatih sepak bola terkenal Mark Hughes, meninggal dunia akibat Sindrom Kematian Dewasa Mendadak (SADS). Alex ditemukan tidak sadarkan diri di kediamannya di Macclesfield, Cheshire, pada tanggal 19 Juni, oleh kedua putranya.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa Alex Hughes, yang berusia 40 tahun, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Penyebab kematiannya kemudian ditetapkan sebagai Sindrom Kematian Dewasa Mendadak, sebuah kondisi yang sering kali tidak menunjukkan gejala sebelumnya.

Keluarga Hughes sedang berduka atas kehilangan yang mendadak ini. Mark Hughes, yang dikenal luas atas kariernya di Manchester United dan sebagai pelatih sejumlah klub, termasuk Manchester City dan Stoke City, belum memberikan pernyataan publik secara langsung. Namun, sumber terdekat keluarga mengindikasikan bahwa mereka sangat terpukul dan memohon privasi di masa sulit ini.

Sindrom Kematian Dewasa Mendadak, atau SADS, merujuk pada kematian mendadak dan tak terduga pada orang dewasa yang biasanya berusia di bawah 35 tahun, yang disebabkan oleh kelainan jantung yang tidak terdiagnosis. Kondisi ini bisa terjadi tanpa peringatan apa pun, seringkali saat tidur atau saat melakukan aktivitas fisik ringan.

Penemuan Alex Hughes oleh kedua putranya tentu menambah kedalaman tragedi ini. Detail mengenai kronologi penemuan dan penanganan medis awal tidak dirinci lebih lanjut oleh pihak berwenang, namun fokus utama saat ini adalah pada proses berduka yang dijalani oleh keluarga.

Berita duka ini telah menyebar di kalangan komunitas sepak bola, di mana Mark Hughes memiliki banyak kenalan dan kolega. Banyak yang menyampaikan belasungkawa dan dukungan mereka kepada keluarga Hughes melalui berbagai platform media sosial dan komunikasi pribadi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp