Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani membantah tegas anggapan bahwa partai berlambang banteng moncong putih tersebut memiliki sikap politik yang ambigu dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Puan memastikan posisi partainya sudah sangat jelas.
Pernyataan tersebut disampaikan Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026. Ia merespons kritik yang menyebut PDIP tidak menunjukkan pendirian yang pasti terhadap kabinet saat ini.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Jazilul Fawaid melontarkan kritik terkait posisi politik PDIP. Jazilul menilai PDIP terkesan abu-abu dan tidak memberikan kejelasan sebagai partai penyeimbang pemerintah.
Menurut Jazilul, ketidakjelasan sikap PDIP dapat memberikan dampak negatif bagi kelancaran program-program pemerintah. Ia menekankan pentingnya persatuan di antara partai politik untuk menyukseskan janji-janji Presiden Prabowo Subianto.
Kritik dari PKB ini mencuat setelah adanya isu keterlibatan politikus PDIP Andi Widjajanto dalam demonstrasi mahasiswa di Bundaran Hotel Indonesia pada Jumat, 12 Juni 2026. Situasi itu memicu spekulasi publik yang menduga PDIP berada di balik aksi tersebut.
Jazilul berharap PDIP segera menentukan sikap politiknya secara terbuka. Hal ini dianggap krusial agar tidak menghambat pergerakan koalisi dalam merealisasikan program kerja Kabinet Merah Putih yang telah direncanakan sebelumnya.
Menanggapi isu demonstrasi tersebut, Ketua DPP PDIP Said Abdullah sebelumnya telah memberikan klarifikasi. Ia membantah keras bahwa partainya terlibat atau menjadi dalang di balik aksi mahasiswa yang melibatkan Andi Widjajanto.
Said yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR RI menegaskan bahwa aktivitas Andi Widjajanto tidak bisa dikaitkan dengan kebijakan resmi partai. Menurutnya, tindakan personal seseorang tidak boleh ditafsirkan sebagai sikap politik PDI Perjuangan secara kelembagaan.
Pernyataan Puan Maharani kali ini menjadi penegasan resmi dari pucuk pimpinan partai untuk meredam spekulasi yang berkembang di publik. PDIP berupaya menjaga narasi bahwa posisi mereka tetap konsisten di tengah dinamika politik nasional.
Hingga saat ini, perdebatan mengenai peran partai politik di luar koalisi pemerintah masih terus bergulir. Fokus utama pemerintah tetap pada upaya konsolidasi untuk memastikan seluruh target pembangunan dapat tercapai sesuai janji kampanye presiden.
Artikel ini disusun dengan kontribusi dari Dian Rahma Fika Alnina sebagai bagian dari tim redaksi. Dinamika hubungan antarpartai politik akan terus dipantau seiring dengan berjalannya agenda strategis Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.











