Monday, 3 August 2026
BREAKING
BERITA

Proyeksi Harga Emas: Potensi Turun di Bawah US$4.000 Pekan Ini

Oleh Emanuel August 3, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pergerakan harga emas di awal pekan ini menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, pukul 07.01 WIB, harga emas tercatat berada di level US$4.075,17 per troy ons. Angka ini mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut yang patut diwaspadai para pelaku pasar, bahkan bisa menembus ambang batas psikologis US$4.000.

Analis pasar komoditas, Budi Santoso, menilai bahwa faktor-faktor makroekonomi global menjadi pendorong utama fluktuasi harga emas saat ini. “Kondisi ekonomi global yang masih belum stabil, ditambah dengan kebijakan moneter bank sentral di berbagai negara, sangat memengaruhi sentimen investor terhadap aset aman seperti emas,” ujar Budi.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa kenaikan suku bunga acuan yang kemungkinan akan diberlakukan oleh bank sentral utama dunia, seperti Federal Reserve, dapat mengurangi daya tarik emas sebagai instrumen investasi. “Ketika imbal hasil dari aset lain, seperti obligasi, meningkat, investor cenderung mengalihkan dananya dari emas,” tambahnya.

Selain itu, penguatan mata uang dolar Amerika Serikat juga kerap kali berbanding terbalik dengan pergerakan harga emas. Jika dolar menguat, harga emas yang biasanya dihargai dalam dolar akan menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaannya.

Meskipun demikian, Budi mengingatkan bahwa pasar emas tetap memiliki volatilitas yang tinggi. Peristiwa geopolitik tak terduga atau perubahan kebijakan ekonomi mendadak dapat kembali mendorong harga emas naik. “Namun, untuk saat ini, tren pelemahan yang terlihat cukup kuat dan perlu menjadi perhatian serius,” tutupnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp