Pramono Anung Instruksikan Penyelesaian Turap Kali Grogol demi Atasi Banjir Jakarta Barat

Darus H

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pembangunan turap tanggul di Kali Grogol, Kelurahan Kemanggisan, Jakarta Barat.

Ia meminta Dinas Sumber Daya Air mempercepat penyelesaian konstruksi agar segera rampung sesuai target yang telah ditetapkan.

Proyek ini difokuskan pada penuntasan pembangunan turap sepanjang 600 meter di segmen Kemanggisan untuk mengantisipasi potensi luapan air.

Pembangunan ini sangat krusial guna memperkuat tebing sungai serta meminimalisir risiko longsor saat intensitas curah hujan meningkat.

Pramono memastikan sisa pengerjaan proyek akan selesai tepat waktu karena telah dianggarkan dalam APBD DKI Jakarta tahun 2026.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Ika Agustin Ningrum, menyatakan anggaran proyek telah tersedia hingga Desember 2026 mendatang.

Total anggaran pembangunan ini mencapai kurang lebih Rp62 miliar dengan skema pembiayaan tahun jamak sejak tahun 2025 lalu.

Cakupan pembangunan mencakup segmen hingga area tol dengan total panjang mencapai 1.072 meter di sepanjang aliran sungai tersebut.

Pekerjaan meliputi pemasangan sheet pile, pembuatan parapet, pemasangan saluran u-ditch, hingga penyediaan fasilitas jalan inspeksi bagi warga sekitar.

Kawasan Kemanggisan selama ini kerap menjadi titik rawan luapan air yang menyebabkan banjir dan mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Kehadiran turap diharapkan menjadi solusi permanen untuk memperlancar aliran air menuju hilir agar tidak lagi meluap ke permukiman.

Dalam peninjauannya, Pramono menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota, camat, hingga warga dalam merawat infrastruktur yang sudah dibangun.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan ke dalam aliran kali demi menjaga fungsi drainase tetap optimal.

Pengelolaan kawasan yang baik menjadi kunci utama keberhasilan program pengendalian banjir di wilayah Jakarta Barat secara berkelanjutan.

Pramono berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan tanggul dan jalan inspeksi yang telah ditata pemerintah demi kenyamanan bersama.

Dengan kolaborasi yang solid, fasilitas pencegah banjir ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekitar.

Pembangunan ini menjadi salah satu prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan kawasan yang lebih tangguh terhadap ancaman banjir.

Proyek tersebut dipastikan akan terus diawasi progresnya hingga mencapai tahap penyelesaian akhir pada akhir tahun 2026 nanti.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All