Thursday, 30 July 2026
BREAKING
BERITA

Ponorogo: 9 Surga Kuliner Legendaris Selain Reog yang Menggoda Selera

Oleh Emanuel July 30, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Ponorogo, sebuah kota yang identik dengan tarian Reognya, ternyata menyimpan kekayaan kuliner tak kalah memukau. Bagi para penjelajah rasa, kota ini menawarkan sembilan destinasi kuliner legendaris yang wajib masuk dalam daftar incaran. Dari hidangan pembuka hingga penutup, cita rasa otentik Ponorogo siap memanjakan lidah.

Sebut saja Warung Sate Sido Mulyo, yang telah berdiri sejak tahun 1985. Berlokasi di Jalan Gajah Mada, warung ini terkenal dengan sate ayam dan kambingnya yang disajikan dengan bumbu kacang khas. Aroma bakaran yang menggoda dan tekstur daging yang empuk menjadi daya tarik utama. Tak hanya itu, Warung Sate Sido Mulyo juga menyajikan sate klathak, sebuah varian sate yang unik dengan tusuk dari jeruji sepeda, menambah sensasi tersendiri.

Beralih ke hidangan berkuah, Warung Nasi Pecel Kembang di Jalan Pahlawan nomor 238 menjadi pilihan tepat. Sejak tahun 1965, warung ini setia menyajikan pecel dengan sambal khas yang memiliki cita rasa pedas, manis, dan gurih seimbang. Sayuran segar yang direbus sempurna berpadu dengan bumbu kacang yang kaya rempah, menjadikannya hidangan sarapan atau makan siang yang tak pernah membosankan.

Bagi penggemar bakso, Bakso Granat Mas Gendut di Jalan Merdeka patut dicoba. Keunikan bakso ini terletak pada ukurannya yang jumbo, bahkan ada yang sebesar kepalan tangan orang dewasa. Isian bakso yang melimpah dan kuah gurihnya menjadi favorit banyak orang. Pelanggan bisa memilih berbagai pilihan topping, mulai dari telur puyuh hingga tetelan sapi.

Tidak ketinggalan, Warung Soto Ayam Kampung Lamongan Mbak Ika di Jalan Borobudur menawarkan kelezatan soto ayam kampung dengan kuah bening yang ringan namun kaya rasa. Aroma rempah yang kuat dan suwiran ayam kampung segar menjadi ciri khasnya. Pelengkap seperti koya dan jeruk nipis semakin menyempurnakan sajian ini.

Selain itu, ada pula Warung Tahu Pong Bu Tini di Jalan Yos Sudarso yang menyajikan tahu pong legendaris sejak tahun 1970. Tahu goreng yang renyah di luar dan lembut di dalam, disajikan dengan saus kacang manis pedas, menjadi camilan atau pendamping hidangan utama yang nikmat.

Bagi yang ingin mencicipi hidangan laut, Warung Seafood & Ikan Bakar Pak Kumis di Jalan Ahmad Yani menawarkan berbagai pilihan ikan segar yang dibakar dengan bumbu rempah pilihan. Aroma asap yang khas dan rasa gurih ikan yang meresap sempurna menjadikannya destinasi yang tak boleh dilewatkan.

Untuk hidangan penutup, Es Dawet Ayu Bu Is di Jalan Gatot Subroto telah menjadi primadona sejak tahun 1990. Perpaduan santan, gula merah, dan dawet yang kenyal menciptakan rasa manis legit yang menyegarkan. Es Dawet Ayu Bu Is menjadi pelepas dahaga yang sempurna setelah menikmati hidangan utama.

Daftar kuliner legendaris Ponorogo belum lengkap tanpa menyebut Warung Nasi Goreng Pak Slam di Jalan Diponegoro. Sejak tahun 1980, nasi goreng racikan Pak Slam terkenal dengan aroma smokey dan bumbu khas yang meresap sempurna ke setiap butir nasi. Porsinya yang melimpah dan rasanya yang konsisten menjadi alasan mengapa warung ini selalu ramai.

Terakhir, Warung Gado-Gado & Lontong Bu Sri di Jalan Brigjen Katamso menyajikan gado-gado dengan saus kacang kental dan bumbu yang pas. Sayuran segar, lontong, telur rebus, dan kerupuk melengkapi hidangan sehat ini. Keberadaan sembilan destinasi kuliner ini membuktikan bahwa Ponorogo bukan hanya tentang Reog, tetapi juga surga bagi para pecinta kuliner tradisional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp