Saturday, 25 July 2026
BREAKING
BERITA

Pesanan Kendaraan Niaga Membludak, Industri Otomotif Sambut Program Kopdes Prabowo

Oleh Emanuel July 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Industri otomotif Indonesia tengah merasakan geliat positif pasca-program 100.000 kendaraan niaga yang digagas oleh calon presiden Prabowo Subianto. Program ini terbukti ampuh mendongkrak pesanan dari berbagai produsen, termasuk Mitsubishi Fuso dan Tata Motors, yang kini kebanjiran order.

Antusiasme produsen terhadap program ini sangat tinggi. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, melaporkan lonjakan pesanan yang signifikan. “Kami optimistis program ini akan memberikan stimulus besar bagi industri otomotif nasional,” ujar Executive Marketing Director KTB, Duljatmono, pada acara peluncuran Colt Diesel FE 84 GS dan FE 84 GT di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

KTB sendiri telah menerima pesanan sebanyak 5.000 unit dari program ini. Angka tersebut merupakan bagian dari target 10.000 unit yang diproyeksikan akan terpesan hingga akhir tahun 2019. Duljatmono menambahkan, “Kami berharap dapat membukukan penjualan 10.000 unit hingga akhir tahun.” Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilainya mampu menggairahkan kembali pasar otomotif.

Tak hanya Mitsubishi Fuso, produsen otomotif lain seperti PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) juga merasakan dampak positif. Direktur Pemasaran TMDI, Wildan Bachtiar, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima pesanan sebanyak 1.000 unit kendaraan niaga dari program tersebut. “Kami sudah menerima pesanan 1.000 unit,” ungkap Wildan di Jakarta, Kamis (28/3/2019). Ia menambahkan, “Kami optimis dapat mencapai target 2.000 unit sampai akhir tahun.”

Program Kopdes Prabowo, yang menargetkan 100.000 kendaraan niaga, dinilai sebagai angin segar bagi industri otomotif yang sempat lesu. Dengan adanya program ini, produksi diharapkan meningkat, sekaligus membuka peluang kerja dan menggerakkan roda perekonomian.

Bagikan: Facebook X WhatsApp