Jerman – Gelandang muda berbakat Bayern Munich, Jamal Musiala, mengalami dua kali kolaps dalam kurun waktu empat hari. Vincent Kompany, pelatih kepala Bayern Munich, mengindikasikan bahwa insiden tersebut disebabkan oleh perubahan kecil pada pengobatan yang sedang dijalani Musiala.
Menurut Kompany, perubahan dosis atau jenis obat yang dikonsumsi Musiala, meskipun tergolong “ringan”, ternyata memberikan dampak signifikan pada kondisi fisiknya. Insiden ini terjadi baru-baru ini, menimbulkan kekhawatiran di kalangan klub dan penggemar.
Kompany menjelaskan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian tersebut. “Ada perubahan kecil pada pengobatannya, dan itu benar-benar membuatnya pingsan dua kali dalam empat hari,” ujar Kompany, menegaskan bahwa perubahan tersebutlah yang menjadi akar masalahnya. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada hari Selasa, 23 Mei 2024.
Pelatih asal Belgia ini menekankan bahwa tim medis Bayern Munich telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi situasi ini. “Kami memiliki tim medis yang sangat baik di sini, dan mereka sedang mengatasinya,” tambahnya. Kompany juga mengungkapkan rasa optimisnya bahwa Musiala akan segera pulih dan kembali ke performa terbaiknya.
Musiala, yang merupakan salah satu pemain kunci Bayern Munich dan tim nasional Jerman, dikenal memiliki kemampuan dribbling dan visi bermain yang luar biasa. Cedera atau kondisi fisik yang menurun dari pemain seusianya tentu menjadi perhatian serius bagi klub yang memiliki ambisi besar di berbagai kompetisi.
Kompany tidak memberikan rincian spesifik mengenai jenis penyakit atau pengobatan yang dijalani Musiala, namun ia meyakinkan bahwa prioritas utama saat ini adalah pemulihan penuh sang pemain. Keputusan untuk mengubah pengobatan tersebut, sekecil apapun dampaknya, kini tengah dievaluasi secara mendalam oleh tim medis klub untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
