Pertandingan final Piala Presiden antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya berakhir imbang 1-1 di babak pertama. Duel sengit ini berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Kamis (6/8).
Kedua tim menampilkan permainan menyerang sejak awal laga, menciptakan beberapa peluang yang berujung pada gol. Skor imbang ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan perebutan gelar juara tahun ini.
Gol pembuka keunggulan Persib Bandung dicetak oleh Geoffrey Castillion pada menit ke-13. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Persebaya Surabaya berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Kushedya Hari Yudo pada menit ke-37.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menyatakan bahwa timnya sudah bermain sesuai instruksi. “Kita sudah bermain sesuai dengan apa yang kita latih, dan kita sudah berusaha keras untuk mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Robert Rene Alberts usai pertandingan.
Ia menambahkan bahwa timnya akan terus berjuang di babak kedua untuk meraih kemenangan. “Kita akan tetap fokus pada pertandingan di babak kedua untuk bisa meraih kemenangan,” pungkasnya.
Sementara itu, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengakui keunggulan lawan di babak pertama. “Sebenarnya di babak pertama kita tertinggal dulu. Tapi kita bisa menyamakan kedudukan,” kata Aji Santoso.
Aji Santoso juga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu bangkit setelah tertinggal gol. “Saya bangga dengan pemain saya karena mereka tidak menyerah dan terus berjuang hingga akhir babak pertama,” tuturnya.
Pertandingan final Piala Presiden ini menjadi saksi adu taktik antara dua pelatih berpengalaman. Babak kedua diprediksi akan semakin memanas dengan kedua tim yang sama-sama berambisi untuk keluar sebagai juara.
