Thursday, 13 August 2026
BREAKING
BERITA

Persepsi Ancaman Global: AS, Rusia, dan Israel Dianggap Berbeda oleh Dunia

Oleh Emanuel August 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Hasil survei global menunjukkan adanya perbedaan pandangan yang signifikan mengenai negara mana yang paling dianggap sebagai ancaman bagi perdamaian dunia. Amerika Serikat, Rusia, dan Israel menjadi tiga negara yang paling sering disebut dalam persepsi ancaman ini, namun penempatan posisinya bervariasi tergantung pada responden dari negara asal.

Secara keseluruhan, Rusia menduduki peringkat teratas sebagai negara yang paling banyak dianggap sebagai ancaman global. Sebanyak 32% responden dari 36 negara yang disurvei menyoroti Rusia sebagai sumber kekhawatiran terbesar. Disusul oleh Amerika Serikat dengan 24% suara, dan Israel dengan 12% suara.

Namun, ketika data dipecah berdasarkan wilayah, lanskap persepsi ancaman ini berubah drastis. Di negara-negara Eropa, Rusia secara konsisten menduduki peringkat pertama sebagai ancaman utama. Hal ini tercermin dari pernyataan Menteri Luar Negeri Latvia, Edgars Rinkēvičs, yang menyatakan, “Rusia adalah ancaman terbesar bagi keamanan Eropa.” Pernyataan ini menggarisbawahi kekhawatiran yang mendalam di benua biru terhadap tindakan dan kebijakan Moskow.

Sementara itu, di negara-negara Timur Tengah, Amerika Serikat justru menjadi aktor yang paling sering disebut sebagai ancaman. Survei menunjukkan bahwa 43% responden di wilayah ini menganggap AS sebagai ancaman terbesar. Persepsi ini kemungkinan dipengaruhi oleh sejarah intervensi AS di kawasan tersebut dan kebijakan luar negerinya yang seringkali kontroversial.

Menariknya, Israel juga menjadi sorotan, terutama di wilayah Timur Tengah. Sebesar 31% responden di kawasan tersebut menganggap Israel sebagai ancaman. Hal ini menunjukkan kompleksitas geopolitik di Timur Tengah, di mana berbagai aktor dan konflik memicu persepsi ancaman yang berbeda-beda.

Perbedaan persepsi ini juga terlihat di negara-negara Asia Pasifik, di mana Amerika Serikat lebih sering dianggap sebagai ancaman dibandingkan Rusia. Hal ini mungkin berkaitan dengan dinamika kekuatan regional dan hubungan bilateral antara negara-negara di Asia Pasifik dengan AS.

Survei yang dilakukan oleh Pew Research Center ini melibatkan 36.569 responden di 36 negara, yang dilaksanakan antara tanggal 13 Februari hingga 8 Mei 2023. Hasil ini memberikan gambaran yang kaya tentang bagaimana isu-isu geopolitik global dipersepsikan secara berbeda di berbagai belahan dunia, menyoroti pentingnya memahami konteks lokal dalam menganalisis pandangan internasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp