Persebaya Surabaya sukses mengamankan poin penuh dalam pertandingan fase grup Piala Presiden 2026. Tim Bajol Ijo berhasil mengalahkan tamunya, Port FC, dengan skor telak dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu, 1 Agustus 2026, malam.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persebaya dalam perjalanan mereka di turnamen pramusim tersebut. Pertandingan yang disaksikan ribuan suporter setia ini berlangsung sengit sejak peluit dibunyikan. Kedua tim menampilkan permainan menyerang, namun Persebaya tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang tercipta.
Gol-gol kemenangan Persebaya dicetak oleh sejumlah pemain kunci yang menunjukkan performa gemilang. Masing-masing gol dicetak oleh Sho Yamamoto pada menit ke-15, Paulo Henrique di menit ke-38, dan Bruno Moreira yang menutup pesta gol Persebaya di menit ke-72. Ketiga gol ini memastikan tiga poin penuh menjadi milik tim tuan rumah.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraih timnya. Ia memuji kerja keras para pemainnya dalam menjalankan instruksi di lapangan. “Senang sekali kami bisa meraih kemenangan di laga ini. Para pemain sudah menunjukkan determinasi yang luar biasa,” ujar Munster usai pertandingan.
Munster juga menyoroti pentingnya kemenangan ini untuk membangun kepercayaan diri tim menjelang kompetisi resmi. Ia menambahkan, “Ini adalah hasil yang sangat penting untuk momentum kami. Kami akan terus bekerja keras di setiap sesi latihan untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi.”
Sementara itu, kubu Port FC mengakui keunggulan Persebaya dalam pertandingan ini. Pelatih Port FC, Saravoot Intapanyo, menyatakan bahwa timnya masih perlu banyak berbenah untuk bisa bersaing di level yang lebih tinggi. “Persebaya bermain sangat baik malam ini. Kami harus belajar dari kesalahan dan meningkatkan performa kami,” kata Intapanyo.
Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya menempati posisi teratas dalam klasemen sementara grupnya di Piala Presiden 2026. Kemenangan ini tentunya menjadi suntikan moral yang besar bagi skuad asuhan Paul Munster dalam mengarungi sisa pertandingan di turnamen tersebut.
