Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) telah menyampaikan permintaan krusial yang dianggap sangat penting untuk meningkatkan performa atlet panahan nasional menjelang perhelatan Asian Games 2026. Kebutuhan ini menjadi fokus utama Perpani dalam mempersiapkan para atlet Merah Putih untuk ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Permintaan spesifik yang diajukan oleh Perpani berkaitan dengan pengadaan peralatan yang lebih canggih dan modern. Ketua Umum Perpani, Arsjad Rasjid, menekankan bahwa ketersediaan alat yang sesuai standar internasional mutlak diperlukan. “Kita membutuhkan peralatan yang modern, yang standar, yang bisa membuat atlet kita nantinya bisa bersaing lebih baik lagi,” ujar Arsjad Rasjid dalam sebuah kesempatan.
Lebih lanjut, Arsjad Rasjid menjelaskan bahwa beberapa alat yang dibutuhkan antara lain adalah arrow shaft atau batang anak panah, serta arrow rest. Menurutnya, kualitas dan kecanggihan alat-alat tersebut sangat memengaruhi akurasi dan konsistensi tembakan para atlet. Ia mencontohkan, dengan menggunakan peralatan yang lebih baik, atlet tidak perlu lagi terlalu khawatir dengan faktor eksternal seperti angin atau kondisi lapangan yang kurang ideal, karena alat tersebut sudah dirancang untuk meminimalkan dampak tersebut.
Perpani telah mengidentifikasi beberapa merek peralatan panahan yang dianggap memiliki kualitas terbaik dan sesuai dengan kebutuhan atlet Indonesia. Namun, pengadaan alat-alat ini memerlukan dukungan finansial yang memadai. Oleh karena itu, Perpani berencana untuk menjajaki berbagai sumber pendanaan, termasuk potensi kerjasama dengan pihak swasta dan sponsor.
Harapan besar disematkan pada Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Perpani optimis bahwa dengan pemenuhan kebutuhan peralatan yang modern ini, atlet panahan Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih prestasi gemilang dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Target ambisius ini sejalan dengan upaya berkelanjutan Perpani untuk memajukan olahraga panahan di tanah air.
