Friday, 24 July 2026
BREAKING
BERITA

Perlu Diwaspadai: 6 Peralatan Dapur Ini Wajib Diganti Demi Keamanan

Oleh Emanuel July 24, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Area dapur yang tampak bersih belum tentu menjamin keamanan. Sejumlah peralatan dapur yang kerap digunakan sehari-hari ternyata berpotensi menyimpan bakteri jika tidak diganti secara berkala. Mengganti enam jenis alat dapur ini secara rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.

Memiliki dapur yang bersih dan nyaman adalah impian setiap orang. Namun, kebersihan visual saja tidak cukup. Bakteri dan kuman bisa saja bersembunyi di balik peralatan yang terlihat baik-baik saja. Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk lebih memperhatikan masa pakai beberapa alat dapur krusial yang sering kita gunakan.

Salah satu yang paling sering luput dari perhatian adalah talenan. Talenan yang terbuat dari kayu atau plastik bisa menjadi sarang bakteri, terutama jika sudah memiliki banyak bekas sayatan. Bakteri dapat dengan mudah menumpuk di celah-celah tersebut, lalu berpindah ke bahan makanan. Sebaiknya talenan diganti setiap enam bulan sekali jika digunakan secara intensif.

Peralatan memasak yang dilapisi antilengket juga memiliki batas usia pakai. Panci dan wajan antilengket yang permukaannya mulai tergores atau mengelupas dapat melepaskan zat kimia berbahaya ke dalam makanan saat dimasak. Untuk menjaga keamanan, panci dan wajan antilengket sebaiknya diganti ketika lapisan antilengketnya sudah tidak sempurna, atau paling lambat setelah dua hingga tiga tahun pemakaian.

Tak hanya itu, spons cuci piring adalah salah satu sumber bakteri terbesar di dapur. Meskipun sering dicuci, spons tetap lembap dan menjadi tempat ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang biak. Spons cuci piring sebaiknya diganti setiap dua minggu sekali untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang.

Selain itu, lap dapur juga memerlukan perhatian khusus. Lap yang lembap dan kotor dapat menjadi media penularan kuman. Disarankan untuk mengganti lap dapur setiap minggu, atau lebih sering jika terlihat sudah kotor atau berbau.

Bahkan, sikat botol atau sikat pembersih yang digunakan untuk membersihkan botol minum atau wadah lainnya juga perlu diganti secara berkala. Bulu sikat yang sudah usang atau kotor bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri. Penggantian sikat ini sebaiknya dilakukan setiap tiga hingga empat bulan sekali.

Terakhir, kain pel yang digunakan untuk membersihkan lantai dapur juga tidak luput dari perhatian. Kain pel yang kotor dan lembap dapat menyebarkan kuman ke seluruh penjuru dapur. Sama seperti lap dapur, kain pel sebaiknya diganti secara rutin, setidaknya setiap satu bulan sekali, atau lebih cepat jika kondisinya sudah tidak layak pakai.

Bagikan: Facebook X WhatsApp