Presiden Prabowo Subianto resmi menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Upacara penyambutan berlangsung khidmat dengan prosesi militer penuh.
Iring-iringan kendaraan yang membawa Lukashenko memasuki gerbang Istana dengan pengawalan ketat pasukan berkuda. Para siswa sekolah dasar turut menyambut dengan lambaian bendera kedua negara.
Saat turun dari kendaraan, Presiden Prabowo langsung menyambut Lukashenko dengan jabatan tangan serta pelukan hangat. Keduanya sempat menyaksikan pertunjukan Tari Enggang khas Kalimantan Timur di area halaman.
Prosesi berlanjut di teras Istana Merdeka dengan lagu kebangsaan kedua negara. Momen tersebut diiringi dentuman tembakan meriam salvo sebanyak 21 kali sebagai penghormatan.
Usai upacara, kedua kepala negara melakukan inspeksi pasukan kehormatan. Mereka kemudian menyapa para siswa yang telah menanti di sisi halaman Istana.
Di dalam ruangan, Lukashenko menandatangani buku tamu kenegaraan di hadapan Presiden Prabowo. Momen menarik terjadi saat Lukashenko memberikan pulpen emas miliknya kepada Prabowo.
Kedua pemimpin kemudian melanjutkan agenda dengan pertemuan empat mata. Diskusi bilateral pun digelar bersama delegasi dari masing-masing pemerintahan.
Delegasi Indonesia yang hadir termasuk Menlu Sugiono dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Sejumlah menteri kabinet lainnya juga turut mendampingi dalam pertemuan strategis tersebut.
Kunjungan Lukashenko kali ini merupakan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke Belarus tahun lalu. Ini menjadi kunjungan kedua Lukashenko ke Indonesia sejak tahun 2013.
Menlu Sugiono mengungkapkan Lukashenko secara khusus meminta menginap di Istana Negara. Pemerintah Indonesia menyambut permintaan tersebut sebagai bentuk penghormatan tertinggi bagi tamu negara.
Awalnya, pihak protokoler menyiapkan Wisma Negara sebagai lokasi bermalam. Namun, Presiden Prabowo memerintahkan agar tamu kehormatan tersebut ditempatkan di Istana Negara.
Langkah ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mempererat hubungan bilateral. Kedekatan antar pemimpin diharapkan dapat meningkatkan kerja sama ekonomi dan politik kedua negara.
Sebelumnya, Lukashenko telah tiba di Jakarta sejak Rabu (1/7/2026). Ia disambut langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Landasan Udara Halim Perdanakusuma.
Kunjungan kenegaraan ini menandai babak baru kolaborasi antara Indonesia dan Belarus. Kedua negara kini fokus memperkuat kemitraan di berbagai sektor strategis ke depan.











