Thursday, 23 July 2026
BREAKING
BERITA

Perempuan Nelayan di Tengah Krisis Pesisir: Suara Mereka Menggema di Konferensi Internasional UKI Jakarta

Oleh Emanuel July 23, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah forum internasional bergengsi digelar di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta, mengumpulkan ratusan akademisi dari 35 negara. Fokus utama perhelatan ini adalah menyoroti isu krusial mengenai krisis pesisir yang semakin mengancam dan dampaknya terhadap kesetaraan hak ekonomi bagi perempuan nelayan. Diskusi mendalam ini menjadi wadah penting untuk berbagi pandangan dan mencari solusi global.

Konferensi yang berlangsung di UKI Jakarta ini secara khusus mengangkat permasalahan yang dihadapi perempuan nelayan, yang seringkali berada di garis depan dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan degradasi lingkungan pesisir. Para akademisi dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk bertukar pemikiran, hasil penelitian, dan pengalaman praktis terkait tantangan multidimensional yang dihadapi komunitas pesisir, khususnya kaum perempuan yang bergantung pada sektor perikanan.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah bagaimana krisis pesisir, seperti kenaikan permukaan air laut, intrusi air asin, dan penangkapan ikan berlebihan, secara tidak proporsional membebani perempuan nelayan. Kerentanan mereka diperparah oleh akses yang terbatas terhadap sumber daya, pendanaan, dan pengambilan keputusan. Diskusi ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif guna memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial perempuan nelayan di tengah kondisi yang semakin sulit.

Dalam forum tersebut, berbagai studi kasus dan data empiris dipresentasikan, menggambarkan realitas pahit yang dialami perempuan nelayan di berbagai negara. Para pakar menekankan perlunya pendekatan yang lebih holistik dan inklusif dalam perumusan kebijakan yang berpihak pada perempuan, memastikan bahwa suara mereka didengar dan kebutuhan mereka terpenuhi. Konferensi ini diharapkan dapat memicu kolaborasi internasional yang lebih kuat untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir dan kesejahteraan perempuan nelayan di seluruh dunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp