Friday, 17 July 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Perbandingan Harga BBM Terbaru: RON 95 Malaysia Tetap Ungguli Pertamax Meski Ada Kenaikan

Oleh Emanuel July 17, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kuala Lumpur – Pemerintah Malaysia mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Keputusan ini berlaku mulai 10 Desember 2023. Meskipun terjadi kenaikan, harga bensin jenis RON 95 di Negeri Jiran dilaporkan masih berada di bawah harga Pertamax di Indonesia.

Langkah pemerintah Malaysia ini dilakukan sebagai bagian dari reformasi subsidi energi. Kenaikan harga ini menyasar jenis BBM tertentu yang tidak lagi disubsidi secara penuh oleh negara. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan anggaran negara dan mengoptimalkan alokasi subsidi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga bensin RON 95 di Malaysia kini ditetapkan sebesar MYR 3,05 per liter. Angka ini setara dengan sekitar Rp 10.500 per liter, dengan asumsi kurs Rp 3.450 per MYR.

Sementara itu, harga bensin RON 92 atau yang dikenal sebagai Pertamax di Indonesia, pada periode yang sama, masih sedikit lebih tinggi. PT Pertamina (Persero) menetapkan harga Pertamax di sebagian besar wilayah Indonesia berada di kisaran Rp 12.950 hingga Rp 13.200 per liter.

Perbedaan harga ini menjadi sorotan menarik bagi konsumen kedua negara. Meskipun Malaysia melakukan penyesuaian harga, keunggulan harga untuk bensin RON 95 tetap dipegang oleh negara tersebut. Hal ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk struktur subsidi energi, biaya produksi, dan nilai tukar mata uang.

Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa penyesuaian harga ini merupakan langkah yang perlu diambil untuk keberlanjutan fiskal. Mereka juga berkomitmen untuk terus memantau dampak kenaikan harga terhadap masyarakat, terutama kelompok rentan. Sejauh ini, belum ada informasi mengenai kebijakan kompensasi langsung terkait kenaikan harga BBM ini.

Di sisi lain, Indonesia sendiri juga terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan harga BBM. Pertamina sebagai badan usaha milik negara berperan penting dalam memastikan ketersediaan pasokan dan menetapkan harga yang kompetitif di pasar domestik. Fluktuasi harga minyak mentah dunia dan kebijakan subsidi energi menjadi faktor utama yang mempengaruhi penetapan harga BBM di Indonesia.

Dengan perbedaan harga ini, masyarakat Indonesia yang berkesempatan melintasi perbatasan negara bisa merasakan perbedaan signifikan saat mengisi bahan bakar. Namun, perlu diingat bahwa perbedaan ini juga mencerminkan kebijakan ekonomi dan subsidi energi yang diterapkan oleh masing-masing negara.

Analisis lebih lanjut mengenai struktur biaya produksi, pajak, dan margin keuntungan di kedua negara dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Namun, fakta bahwa RON 95 Malaysia tetap lebih terjangkau dibandingkan Pertamax Indonesia pasca penyesuaian harga menjadi poin penting yang patut dicatat dalam dinamika harga energi di kawasan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait