Bagi Anda yang sedang mencari motor bekas dengan harga terjangkau, Honda BeAT bekas kini hadir dalam lelang dengan penawaran mulai dari Rp 3 jutaan. Menariknya, unit-unit yang dilelang ini juga dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), sehingga legalitasnya terjamin.
Namun, calon pembeli perlu mempersiapkan anggaran tambahan jika ingin mengurus balik nama kendaraan tersebut. Diperkirakan, biaya untuk proses balik nama ini bisa mencapai angka yang cukup signifikan, yaitu nyaris Rp 2 juta.
Informasi mengenai lelang Honda BeAT ini pertama kali mencuat dari unggahan di media sosial Instagram oleh akun @lelangmotor. Dalam unggahan tersebut, terlihat beberapa unit Honda BeAT yang siap dilelang. Penawaran terendah dimulai dari Rp 3.200.000.
Selain harga pembuka yang menggiurkan, keunggulan lain dari unit lelang ini adalah kelengkapan surat-suratnya. STNK dan BPKB yang menyertai setiap unit Honda BeAT ini menjadi nilai tambah yang penting bagi calon pembeli. Legalitas kendaraan merupakan salah satu faktor krusial dalam pembelian motor bekas.
Meskipun demikian, calon pembeli perlu cermat dalam menghitung total biaya yang harus dikeluarkan. Biaya balik nama menjadi salah satu pos pengeluaran yang cukup besar. Berdasarkan estimasi, proses pengurusan balik nama ini bisa memakan biaya hingga Rp 1.900.000.
Angka ini perlu menjadi pertimbangan serius bagi siapa saja yang tertarik untuk mengikuti lelang. Perlu diingat bahwa biaya balik nama ini belum termasuk biaya lain-lain yang mungkin timbul, seperti biaya perbaikan jika ada kerusakan pada unit, biaya pengurusan jika ada tunggakan pajak, atau biaya tambahan lainnya.
Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk mengikuti lelang, disarankan untuk melakukan pengecekan mendalam terhadap kondisi fisik dan kelengkapan surat-surat kendaraan. Memahami seluk-beluk biaya yang akan dikeluarkan, termasuk biaya balik nama yang terbilang tinggi, akan membantu calon pembeli membuat keputusan yang tepat dan menghindari kejutan tak terduga di kemudian hari.
