Monday, 3 August 2026
BREAKING
BERITA

Pengusaha Hotel Ungkap Strategi Hadapi Ketidakpastian Bisnis 2026 di Tengah Persaingan Ketat

Oleh Emanuel August 3, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Ketidakpastian bisnis di tahun 2026 dan persaingan yang semakin ketat di industri perhotelan mendorong para pengusaha untuk merancang strategi jitu demi bertahan. Berbagai pendekatan inovatif mulai diluncurkan untuk mengantisipasi tantangan yang akan datang, memastikan kelangsungan operasional, dan bahkan meraih peluang baru di tengah dinamika pasar yang tak terduga.

Salah satu strategi krusial yang disorot adalah pentingnya diversifikasi layanan dan produk. Hal ini diungkapkan oleh Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (API), dalam sebuah kesempatan. Menurutnya, pengusaha hotel perlu melihat jauh ke depan, tidak hanya terpaku pada bisnis akomodasi semata. “Kita harus melihat ke depan, hotel itu bukan hanya untuk tidur saja,” ujar Hariyadi.

Hariyadi menjelaskan bahwa diversifikasi dapat mencakup pengembangan unit bisnis baru yang relevan dengan ekosistem perhotelan. Ia mencontohkan potensi pengembangan bisnis di luar kamar, seperti penyediaan makanan dan minuman (F&B) yang lebih inovatif, penyelenggaraan acara atau event, hingga layanan penunjang lainnya. Dengan demikian, hotel dapat menjadi destinasi multifungsi yang menarik berbagai segmen pasar.

Strategi lain yang ditekankan adalah kemampuan adaptasi terhadap perubahan tren dan preferensi konsumen. Pengusaha hotel dituntut untuk terus mengikuti perkembangan zaman, termasuk adopsi teknologi digital dalam operasional dan pemasaran. Pemanfaatan media sosial, platform pemesanan daring, serta personalisasi layanan berdasarkan data pelanggan menjadi kunci untuk tetap relevan dan kompetitif.

Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi elemen penting. Kemitraan dengan pelaku industri pariwisata lain, seperti agen perjalanan, penyedia jasa tur, hingga komunitas lokal, dapat membuka pintu bagi peluang bisnis baru dan memperluas jangkauan pasar. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih kuat dan saling menguntungkan.

Menghadapi ketidakpastian di tahun 2026, para pengusaha hotel tidak hanya fokus pada pemecahan masalah, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah. Dengan menerapkan strategi diversifikasi, adaptasi teknologi, dan kolaborasi, industri perhotelan diharapkan dapat melewati masa-masa sulit dan bahkan berkembang lebih pesat di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp