Thursday, 6 August 2026
BREAKING
BERITA

Penelitian Oxford: Kera dan Monyet Ternyata Memelihara Hewan dari Spesies Lain

Oleh Emanuel August 6, 2026 48 minutes lalu 0 komentar

Sebuah penemuan mengejutkan datang dari para peneliti Universitas Oxford, yang mengungkap bahwa primata seperti kera dan monyet ternyata memiliki kebiasaan merawat hewan dari spesies yang berbeda. Temuan ini menantang pandangan umum yang menganggap perilaku memelihara hewan sebagai praktik eksklusif manusia.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Primates ini mengidentifikasi beberapa spesies primata yang menunjukkan perilaku merawat atau melindungi hewan lain, bahkan dari jenis yang sama sekali berbeda. Salah satu contoh yang paling menonjol adalah perilaku monyet capuchin yang terlihat menggendong dan melindungi anak-anak tikus atau hewan kecil lainnya di dalam kelompok sosial mereka.

Dr. Elena Farina, seorang peneliti dari Universitas Oxford yang memimpin studi ini, menjelaskan bahwa perilaku ini menunjukkan tingkat empati dan kepedulian yang lebih luas pada primata daripada yang diperkirakan sebelumnya. “Kami mengamati beberapa kasus di mana monyet secara aktif mencari, membawa, dan bahkan melindungi hewan-hewan kecil ini, seperti tikus atau kadal, seolah-olah mereka adalah bagian dari kelompok mereka sendiri,” ujar Dr. Farina.

Lebih lanjut, penelitian ini mencatat bahwa perilaku tersebut tidak terbatas pada satu spesies primata saja. Kera bonobo, yang dikenal memiliki struktur sosial yang kompleks dan perilaku prososial, juga dilaporkan menunjukkan interaksi serupa dengan hewan-hewan yang lebih kecil di habitat mereka. Para peneliti menduga bahwa motivasi di balik perilaku ini bisa beragam, mulai dari rasa ingin tahu, keinginan untuk bermain, hingga naluri protektif.

Fakta bahwa primata dapat membentuk ikatan atau menunjukkan perawatan terhadap spesies lain membuka jendela baru untuk memahami evolusi perilaku sosial dan kognitif. “Ini menunjukkan bahwa pemeliharaan hewan mungkin memiliki akar evolusioner yang lebih dalam dan tidak hanya terbatas pada manusia,” tambah Dr. Farina. Penelitian ini secara kolektif mengumpulkan data dari berbagai pengamatan lapangan yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir, memberikan bukti kuat mengenai fenomena yang sebelumnya tidak banyak terdokumentasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp