Friday, 10 July 2026
BREAKING
EKONOMI

Pendapatan Ojol Melorot Usai Aturan Baru? Menteri UMKM Ungkap Faktor Ini!

Oleh Yohanes July 10, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, angkat bicara mengenai keluhan sejumlah pengemudi ojek online (ojol). Keluhan ini muncul terkait penurunan pendapatan mereka pasca penerapan kebijakan pembagian komisi baru.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa pendapatan driver ojol mengalami penurunan. Hal ini terjadi setelah kebijakan pembagian komisi yang baru berlaku. Kebijakan tersebut menetapkan 92% pendapatan untuk driver.

Sedangkan 8% sisanya menjadi bagian untuk perusahaan aplikator. Angka ini merupakan perubahan dari skema sebelumnya yang dianggap lebih menguntungkan driver.

Menanggapi isu tersebut, Menteri Maman memberikan pandangan berbeda. Beliau menyebutkan adanya faktor lain yang turut memengaruhi pendapatan para pengemudi ojol. Salah satunya adalah momentum libur sekolah yang sedang berlangsung.

Menurut Menteri Maman, saat libur sekolah, biasanya terjadi penurunan aktivitas masyarakat. Hal ini secara otomatis berdampak pada berkurangnya permintaan layanan ojol. “Ya ini kan lagi libur sekolah,” ujar Menteri Maman.

Pernyataan Menteri Maman ini mengindikasikan bahwa penurunan pendapatan yang dialami driver ojol tidak semata-mata disebabkan oleh kebijakan pembagian komisi. Ada variabel eksternal yang turut berperan.

Kondisi libur sekolah seringkali membuat mobilitas masyarakat berubah. Banyak keluarga memilih untuk berlibur atau mengurangi aktivitas di luar rumah. Hal ini berujung pada sepinya pesanan antar jemput maupun pengantaran barang.

Meskipun demikian, Kementerian UMKM tetap mengkaji berbagai masukan dari lapangan. Termasuk keluhan dari para pengemudi ojol mengenai dampak kebijakan baru. Evaluasi terus dilakukan untuk memastikan keseimbangan.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan sektor UMKM, termasuk para pekerja di dalamnya, dapat terus berkembang. Termasuk para mitra pengemudi ojol yang merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi digital.

Maman Abdurrahman menekankan pentingnya melihat gambaran utuh. Faktor musiman seperti liburan sekolah perlu dipertimbangkan dalam analisis pendapatan. Ini agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Kajian lebih lanjut akan terus dilakukan. Kementerian UMKM berupaya mencari solusi terbaik. Solusi ini diharapkan dapat menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam layanan transportasi online.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait