Saturday, 18 July 2026
BREAKING
EKONOMI

Pelatihan Panen dan Pascapanen Sawit di Paser Dongkrak Kualitas TBS dan Pendapatan Pekebun

Oleh Yohanes July 18, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Paser, Kalimantan Timur – PT Agro Kaltim Utama (AKPY) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggelar pelatihan teknik panen dan pascapanen kelapa sawit bagi para pekebun di Kabupaten Paser. Kegiatan yang berlangsung pada 20-22 Mei 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Tandan Buah Segar (TBS) serta rendemen minyak kelapa sawit, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendongkrak pendapatan para petani.

Penerapan praktik panen dan pascapanen yang sesuai standar menjadi faktor krusial dalam menentukan kualitas TBS. Kualitas TBS yang baik secara langsung berkorelasi dengan tingginya rendemen minyak sawit yang dihasilkan. Hal ini kemudian berujung pada nilai jual yang lebih tinggi di pasar, memberikan keuntungan ekonomi yang lebih besar bagi para pekebun.

Dalam pelatihan tersebut, para pekebun dibekali berbagai materi penting. Salah satunya adalah pemahaman mengenai kriteria buah kelapa sawit yang siap dipanen. Buah yang matang sempurna akan menghasilkan kualitas minyak yang optimal. Selain itu, diajarkan pula teknik pemanenan yang benar agar tidak merusak pohon sawit dan tandan buah itu sendiri, sehingga menjaga produktivitas jangka panjang.

Tidak hanya fokus pada panen, aspek pascapanen juga mendapatkan perhatian serius. Penanganan TBS setelah dipanen, termasuk cara memuat dan mengangkutnya, menjadi kunci untuk mencegah kerusakan kualitas. Pencegahan kerusakan ini penting untuk memastikan TBS sampai di pabrik pengolahan dalam kondisi terbaiknya. Materi ini disampaikan langsung oleh para ahli di bidangnya.

Salah satu narasumber, Dr. Ir. Edy Santosa, M.Si., menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan. “Penerapan SOP mulai dari panen hingga pengangkutan akan menjamin kualitas TBS yang prima. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan rendemen minyak dan pada akhirnya kesejahteraan pekebun,” ujar Dr. Edy Santosa.

Pelatihan ini juga menghadirkan Direktur Eksekutif BPDPKS, Achmad Maulizal, yang turut memberikan arahan. Beliau menyatakan komitmen BPDPKS dalam mendukung peningkatan kualitas industri kelapa sawit nasional melalui berbagai program pemberdayaan pekebun. “Kami terus berupaya memberikan dukungan agar pekebun sawit Indonesia dapat bersaing di pasar global dengan menghasilkan produk berkualitas tinggi,” ungkap Achmad Maulizal.

Peserta pelatihan yang terdiri dari para pekebun kelapa sawit di Kabupaten Paser menyambut baik inisiatif ini. Mereka berharap ilmu yang didapat dapat segera diterapkan di kebun masing-masing untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait