Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperingati 30 tahun peristiwa Kudatuli dengan menggelar sebuah acara yang diisi dengan penyampaian empat seruan nasional. Seruan ini ditujukan untuk menjaga dan memperkuat demokrasi di Indonesia, dengan penekanan khusus pada isu Hak Asasi Manusia (HAM), agenda Reformasi, serta pemeliharaan ruang kebebasan sipil.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam pidatonya pada acara tersebut, menyampaikan bahwa peringatan 30 tahun peristiwa Kudatuli menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan demokrasi bangsa. Ia menekankan bahwa menjaga demokrasi bukan hanya tugas partai politik, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Adapun empat seruan nasional yang disampaikan Hasto Kristiyanto meliputi: pertama, pentingnya penguatan supremasi hukum dan perlindungan HAM bagi seluruh warga negara. Kedua, komitmen untuk terus mengawal agenda Reformasi yang telah diperjuangkan, agar cita-cita keadilan dan kesejahteraan dapat terwujud. Ketiga, seruan untuk menjaga dan memperluas ruang kebebasan sipil, di mana setiap individu berhak untuk bersuara dan berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa rasa takut.
Seruan keempat, menurut Hasto, adalah pentingnya membangun kesadaran kolektif akan arti penting demokrasi itu sendiri. Hal ini mencakup pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai pilar utama demokrasi Pancasila.
Lebih lanjut, Hasto Kristiyanto mengutip pidato Bung Karno yang menyatakan, “Perjuangan kita adalah perjuangan besar.” Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa upaya menjaga demokrasi adalah sebuah proses panjang yang membutuhkan kegigihan dan komitmen berkelanjutan. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan demokrasi.
Acara peringatan 30 tahun Kudatuli ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan kader PDIP, menunjukkan keseriusan partai dalam menggaungkan pesan-pesan penjagaan demokrasi. Melalui seruan-seruan ini, PDIP berharap dapat menumbuhkan semangat patriotisme dan kesadaran politik di kalangan masyarakat, demi terciptanya Indonesia yang lebih demokratis dan berkeadilan.
