Panggung The Icon Indonesia Memanas, Felicia dan Sheera Curi Perhatian Juri di Top 10

Wibowo

Ajang pencarian bakat bergengsi The Icon Indonesia yang tayang di SCTV kini memasuki babak krusial. Pada Selasa (2/6), sepuluh kontestan terbaik menyuguhkan aksi panggung spektakuler dalam fase Top 10 Final.

Deretan musisi papan atas tanah air seperti Ahmad Dhani, Titi DJ, Afgan, dan Andien hadir sebagai juri. Mereka tidak hanya memberikan penilaian teknis, tetapi juga prediksi terkait siapa yang layak melaju ke grand final.

Persaingan menuju babak Top 9 pekan depan dipastikan akan semakin ketat. Beberapa nama kontestan mulai mencuat sebagai kandidat kuat, termasuk Felicia dari Tangerang, Sheera asal Bali, serta Vedra dari Batam.

Alvian dari Sumba membuka kompetisi dengan membawakan lagu Biarlah karya Andi Ariel Harsya dan Giring Ganesha. Penampilan energiknya sukses memukau Titi DJ hingga mendapatkan standing ovation.

Andien turut memuji stabilitas vokal Alvian saat melakukan koreografi sulit. Menurutnya, perkembangan Alvian sangat signifikan dibandingkan babak-babak sebelumnya.

Kemeriahan berlanjut saat Sheera tampil membawakan lagu Seandainya milik Kevin Aprilio. Aksi panggung memikat tersebut berhasil membuahkan standing ovation dari dua juri.

Titi DJ menyebut Sheera sebagai paket lengkap dengan kualitas suara dan penguasaan panggung yang mumpuni. Afgan bahkan menilai aura bintang Sheera semakin terpancar nyata seiring berjalannya kompetisi.

Puncak perhatian malam itu tertuju pada Felicia yang membawakan lagu legendaris Kala Cinta Menggoda. Penampilan memukau tersebut membuat seluruh juri memberikan standing ovation sebagai bentuk apresiasi.

Afgan bahkan menyebut Felicia memiliki salah satu vokal terbaik di generasinya. Sementara Ahmad Dhani secara khusus meminta Felicia mengulang potongan lagu tersebut karena dianggap sangat natural.

Andien tidak ragu menyebut bakat yang dimiliki Felicia sebagai sesuatu yang ajaib. Penjiwaan serta teknik vokal yang ditunjukkan menjadi standar tinggi bagi peserta lainnya.

Gerald dari Ambon juga mendapatkan sorotan lewat lagu Pupus karya Ahmad Dhani. Karakter suara Gerald yang khas membuat Afgan teringat pada sosok mendiang Glenn Fredly.

Kendati demikian, Ahmad Dhani memberikan masukan teknis mengenai tingkat kesulitan lagu tersebut. Dhani mengingatkan bahwa menyanyikan karya itu secara sempurna bukanlah perkara mudah.

Kompetisi ini semakin menarik karena keberagaman latar belakang juri. Ahmad Dhani sebagai produser, Titi DJ sang diva pop, Afgan dengan karakter vokal modern, serta Andien yang berjiwa jazz-pop memberikan perspektif penilaian yang sangat beragam.

Setiap arahan dari para juri menjadi bekal berharga bagi para kontestan. Seluruh peserta kini tengah mematangkan persiapan untuk membuktikan kualitas mereka sebagai ikon musik baru Indonesia di babak selanjutnya.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All