Netflix Hentikan Serial "The Boroughs" Setelah Satu Musim, Anggaran Jadi Sorotan

Wibowo

Keputusan mengejutkan datang dari raksasa streaming Netflix yang secara resmi mengumumkan pembatalan serial misteri supranatural "The Boroughs" hanya berselang satu bulan setelah musim perdananya tayang. Serial delapan episode yang digarap oleh showrunner Jeffrey Addiss dan Will Matthews ini baru saja memulai debutnya pada 21 Mei lalu, sehingga penghentiannya terhitung sangat cepat dalam kalender produksi pertelevisian.

"The Boroughs" mengangkat cerita yang berlatar di sebuah komunitas pensiun di gurun New Mexico. Di tempat yang tampak indah tersebut, sekelompok pahlawan yang tak terduga harus bersatu untuk menghentikan ancaman dunia lain yang berusaha mencuri hal yang paling mereka tidak miliki, yaitu waktu. Premis unik ini didukung oleh jajaran aktor senior ternama, termasuk Alfred Molina, Geena Davis, Alfre Woodard, Denis O’Hare, Clarke Peters, Bill Pullman, Carlos Miranda, Jena Malone, Seth Numrich, dan Alice Kremelberg. Kekuatan akting para pemeran semakin diperkuat oleh kehadiran Ed Begley Jr., Dee Wallace, Eric Edelstein, Rafael Casal, Mousa Hussein Kraish, Beth Bailey, Karan Soni, dan Jane Kaczmarek.

Ben Taylor dipercaya menyutradarai dua episode awal serial ini, sementara Augustine Frizzell dan Kyle Patrick Alvarez mengambil alih kursi penyutradaraan untuk episode-episode selanjutnya. Meski demikian, ulasan terhadap serial ini cenderung beragam. Daniel Kurland dari bloody-disgusting.com memberikan pandangan kritis, menyatakan bahwa "Terlepas dari penampilan yang menyentuh hati dan kilasan inspirasi singkat, The Boroughs sayangnya sama mudah dilupakan seperti orang-orang yang telah dikirim ke komunitasnya." Pernyataan ini mengindikasikan bahwa meskipun memiliki potensi, eksekusi serial tersebut belum sepenuhnya memuaskan ekspektasi penonton dan kritikus.

Meski performa "The Boroughs" tidak mencapai kesuksesan besar layaknya serial andalan Netflix seperti "Stranger Things", tayangan ini sebenarnya mampu bertahan di dalam peringkat sepuluh besar platform Netflix sejak peluncurannya. Hal ini menunjukkan adanya basis penonton yang cukup signifikan, meskipun tidak cukup untuk meyakinkan pihak Netflix melanjutkan produksinya. Laporan menyebutkan bahwa keputusan pembatalan ini dipicu oleh tingginya anggaran produksi yang dialokasikan untuk serial fiksi ilmiah tersebut.

Faktor lain yang turut memengaruhi keputusan ini adalah pergeseran fokus dari beberapa produser kunci. Disebutkan bahwa produser eksekutif The Duffer Brothers, otak di balik kesuksesan "Stranger Things", telah beralih ke Paramount untuk menggarap proyek film baru yang dijadwalkan rilis pada tahun 2028. Perubahan alur produksi dan prioritas ini kemungkinan besar juga berdampak pada evaluasi proyek-proyek yang sedang berjalan di Netflix, termasuk "The Boroughs".

Di tengah pengumuman pembatalan tersebut, Netflix tampaknya tidak berhenti menghadirkan konten baru bagi para pelanggannya. Platform streaming ini justru mulai memperkenalkan cuplikan video pertama untuk serial supranatural terbarunya yang berjudul "The East Palace". Serial ini dikategorikan dalam genre fantasi gelap dan horor, dan dijadwalkan akan tayang perdana pada tanggal 17 Juli 2026 mendatang.

"The East Palace" akan membawa penonton ke dalam sebuah cerita yang kelam di istana kerajaan. Konflik dimulai ketika putra mahkota ditemukan tewas di sebuah kolam, memicu desas-desus mengerikan bahwa roh kolam telah kembali untuk memusnahkan garis keturunan raja. Raja, yang awalnya dengan tegas menolak pembunuhan tersebut sebagai konspirasi, menjadi panik ketika putra bungsunya, Pangeran Yeongan, jatuh sakit.

Dalam keputusasaan, sang raja secara diam-diam memanggil Gu-cheon, seorang sosok yang memiliki kemampuan untuk melintasi alam roh dan mengalahkan mereka. Untuk memastikan kesetiaannya, raja mendampingi Gu-cheon dengan Saeng-gang, seorang dayang istana yang terlahir dengan kemampuan mendengar suara roh. Hubungan antara kedua karakter utama ini diprediksi akan semakin mendalam seiring dengan misi berbahaya yang mereka jalani bersama dalam mengungkap misteri di balik ancaman supranatural yang melanda istana.

Gu-cheon memulai misi hidup-mati untuk menghancurkan roh dan mengangkat kutukan Istana Timur, atau mati di dalamnya. Namun, saat Gu-cheon memburu roh tersebut dan Saeng-gang secara diam-diam mengawasi setiap gerakannya, keduanya semakin mendekat pada kebenaran gelap yang tersembunyi di bawah kolam. Serial ini digarap di bawah arahan sutradara Choi Jung-kyu, dengan naskah yang ditulis oleh Kwon So-ra dan Seo Jea-won. "The East Palace" dibintangi oleh Nam Joo-hyuk, Roh Yoon-seo, dan Cho Seung-woo sebagai pemeran utama, dan diproduksi oleh perusahaan Showrunners dan Imaginus. Dengan pergeseran fokus dari satu proyek ke proyek lain, Netflix terus berupaya menjaga momentumnya dalam menghadirkan berbagai genre tontonan untuk memenuhi selera audiens global.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All