Neymar da Silva Santos Júnior, bintang sepak bola asal Brasil, baru saja mengukir sebuah momen langka dalam karier internasionalnya. Penalti yang dicetaknya ke gawang Norwegia dalam ajang Piala Dunia menjadi gol terakhirnya bersama timnas Brasil. Menariknya, gol tersebut tercipta di stadion yang sama dengan gol debutnya di panggung internasional.
Peristiwa bersejarah ini terjadi di MetLife Stadium. Pada 10 Agustus 2010, seorang Neymar yang baru berusia 18 tahun dan berpenampilan segar dengan potongan rambut khasnya, melakoni debutnya bersama timnas Brasil dalam sebuah laga persahabatan melawan Amerika Serikat. Di menit ke-28 pertandingan, ia sukses menjaringkan gol pertamanya melalui sundulan keras yang tak mampu diantisipasi kiper AS, Tim Howard.
Hampir 16 tahun berselang, MetLife Stadium kembali menjadi saksi bisu torehan gemilang Neymar. Kali ini, pada penampilan ke-130 bersama Seleção, ia mencetak gol ke-80 nya melalui tendangan penalti ke gawang Norwegia. Gol tersebut sekaligus menjadi penutup kiprahnya di level internasional.
Pertandingan yang dimaksud adalah fase 16 besar Piala Dunia. Brasil harus tersingkir dari turnamen tersebut. Usai pertandingan, Neymar mengumumkan pensiun dari tugas internasionalnya bersama timnas Brasil. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat usianya yang masih tergolong produktif.
Fakta bahwa gol pertama dan terakhir Neymar tercipta di venue yang sama, MetLife Stadium, tentu menimbulkan pertanyaan. Apakah ada pemain lain dalam sejarah sepak bola internasional yang pernah merasakan momen serupa? Fenomena ini jarang terjadi dan membutuhkan kombinasi unik antara karier yang panjang dan pemilihan venue pertandingan yang kebetulan.
Pertandingan debut Neymar di MetLife Stadium dihadiri oleh lebih dari 77.000 penonton yang menyaksikan langsung penampilan perdana sang bintang muda. Kala itu, Brasil meraih kemenangan dalam laga persahabatan tersebut. Kehadiran penonton yang membludak menunjukkan antusiasme publik terhadap talenta yang baru muncul.
Kini, dengan 80 gol dari 130 penampilan, Neymar telah meninggalkan jejak yang mendalam bagi sepak bola Brasil. Keputusannya untuk mundur dari timnas meninggalkan sebuah catatan menarik: awal dan akhir karier internasionalnya dihiasi gol di stadion yang sama. Momen ini menjadi bagian dari warisan panjangnya di dunia sepak bola.
Pihak The Knowledge, yang pertama kali mengangkat isu ini, membuka kesempatan bagi para pembaca untuk mengirimkan pertanyaan dan jawaban terkait fenomena sepak bola lainnya. Termasuk pertanyaan mengenai warna jersey tim nasional yang berbeda dari bendera negara, rekor selisih gol Senegal, hingga rekor tak terkalahkan Skotlandia di turnamen tahun 1974.
