Thursday, 23 July 2026
BREAKING
BERITA

Modus Penipuan Oknum Bank Marak, Waspadai Pelaku Berkedok Petugas

Oleh Emanuel July 23, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sejumlah kasus penipuan yang melibatkan pelaku menyamar sebagai petugas bank dilaporkan marak terjadi belakangan ini. Modus kejahatan keuangan yang semakin canggih ini tentu patut diwaspadai oleh masyarakat guna melindungi aset mereka.

Pelaku biasanya menghubungi korban melalui telepon, berpura-pura sebagai perwakilan dari bank tempat korban menyimpan dananya. Dengan dalih memberikan informasi penting atau melakukan verifikasi keamanan, mereka berusaha menggali data pribadi nasabah.

“Nasabah yang terhormat, kami dari Bank ABC. Kami mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan pada rekening Anda,” demikian salah satu contoh kalimat pembuka yang kerap dilancarkan para penipu. Mereka seringkali menyebutkan nama bank yang berbeda-beda, menyesuaikan dengan target korban.

Dalam percakapan, pelaku akan meminta nasabah untuk memberikan informasi sensitif seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor kartu ATM, tanggal lahir, hingga kode One-Time Password (OTP) yang dikirimkan ke ponsel korban. Alasan yang diberikan pun beragam, mulai dari pembaruan data, penawaran produk, hingga penanganan masalah keamanan.

Salah satu korban, sebut saja Ibu Santi, menceritakan pengalamannya. Ia mengaku didatangi oleh seseorang yang mengaku sebagai petugas dari Bank Mandiri yang sedang melakukan survei di sekitar rumahnya pada tanggal 15 April 2023. Pelaku tersebut bahkan menunjukkan kartu identitas palsu yang terlihat meyakinkan.

“Dia bilang mau cek data nasabah di area sini. Saya percaya saja karena dia pakai seragam dan bawa map. Terus dia minta nomor rekening sama KTP saya buat dicatat,” ujar Ibu Santi. Tak lama setelah pertemuan itu, Ibu Santi menyadari saldo rekeningnya berkurang drastis.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku sebagai petugas bank, terutama jika meminta data pribadi melalui telepon atau secara langsung tanpa prosedur yang jelas. Bank umumnya tidak akan pernah meminta data rahasia nasabah seperti PIN ATM, kode OTP, atau CVV kartu kredit melalui saluran komunikasi non-resmi.

Jika ada informasi atau permintaan yang mencurigakan, nasabah disarankan untuk segera menghubungi call center resmi bank yang bersangkutan atau mendatangi kantor cabang terdekat. Langkah pencegahan dini sangat penting untuk menghindari kerugian finansial akibat modus penipuan yang semakin beragam ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp