Monday, 20 July 2026
BREAKING
POLITIK

Modus Penipuan Berkedok TOEFL Marak di MPLS SMA DIY

Oleh Danu Ilham July 19, 2026 9 hours lalu 0 komentar

Aksi penipuan berkedok sosialisasi tes kemampuan bahasa Inggris TOEFL dilaporkan terjadi di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sejumlah siswa diduga menjadi korban dari praktik ilegal ini yang memanfaatkan momen orientasi siswa baru.

Modus penipuan ini terungkap setelah salah satu korban membagikan pengalamannya melalui media sosial. Siswa tersebut menceritakan bahwa kegiatan sosialisasi TOEFL yang seharusnya memberikan informasi mengenai tes kemampuan bahasa Inggris tersebut justru berujung pada permintaan pembayaran untuk pelatihan yang tidak jelas juntrungannya. Informasi ini kemudian menyebar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pelajar.

Menurut penuturan korban, pihak penyelenggara sosialisasi yang tidak jelas identitasnya ini menawarkan program pelatihan TOEFL dengan iming-iming peningkatan nilai akademik atau kesempatan beasiswa. Setelah memberikan presentasi singkat, mereka kemudian meminta para siswa untuk segera mendaftar dan melakukan pembayaran sejumlah uang. Besaran biaya yang diminta bervariasi, namun diperkirakan mencapai ratusan ribu rupiah per siswa.

Pihak sekolah yang bersangkutan dilaporkan telah merespons isu ini. Kepala Sekolah SMA tersebut, Bapak Agus Santoso, menyatakan bahwa pihak sekolah tidak pernah mengizinkan atau memfasilitasi kegiatan sosialisasi berbayar dari pihak eksternal tanpa melalui prosedur yang semestinya. “Kami tidak pernah memberikan izin resmi untuk kegiatan sosialisasi TOEFL yang bersifat komersial seperti yang dilaporkan ini,” tegas Bapak Agus Santoso dalam sebuah pernyataan. Beliau menambahkan bahwa sekolah akan segera melakukan investigasi internal untuk mengklarifikasi kejadian ini dan memastikan tidak ada siswa lain yang menjadi korban.

Agus Santoso juga mengimbau kepada seluruh siswa dan orang tua untuk selalu berhati-hati terhadap tawaran-tawaran dari pihak yang tidak dikenal, terutama yang berkaitan dengan pungutan biaya. “Kami sarankan agar selalu konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak sekolah jika ada tawaran kegiatan yang mencurigakan atau meminta sejumlah uang,” pesannya. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di lingkungan sekolah, terutama saat momen-momen penting seperti MPLS yang rentan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait