Pelaku UMKM kini memiliki akses lebih mudah untuk mendapatkan tambahan modal usaha melalui program Kredit Usaha Rakyat dari Bank Syariah Indonesia. Memasuki periode Mei 2026, BSI kembali menawarkan skema pembiayaan berbasis syariah yang kompetitif bagi para pengusaha kecil.
Keunggulan utama dari produk ini terletak pada prinsip syariah yang diterapkan serta fleksibilitas jangka waktu pinjaman. Nasabah dapat memilih tenor sesuai kemampuan keuangan agar operasional bisnis tetap berjalan stabil tanpa terbebani angsuran yang berat.
Bank syariah terbesar di Indonesia ini menyediakan plafon pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp100 juta. Bahkan untuk kategori tertentu, batas maksimal pembiayaan bisa mencapai Rp500 juta. Pilihan plafon yang variatif ini memungkinkan pelaku usaha menyesuaikan modal dengan kebutuhan pengembangan bisnis mereka.
Bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman, berikut adalah simulasi cicilan bulanan untuk plafon Rp1 juta hingga Rp50 juta. Untuk pinjaman Rp1 juta dengan tenor 12 bulan, cicilan per bulan adalah Rp86.066. Jika mengambil tenor 36 bulan, angsurannya menjadi Rp30.421. Sementara itu, plafon Rp50 juta dengan tenor 12 bulan memiliki angsuran Rp4.303.321, sedangkan tenor 36 bulan sebesar Rp1.521.096.
Untuk plafon menengah antara Rp60 juta hingga Rp100 juta, simulasinya adalah sebagai berikut. Pinjaman Rp60 juta dengan tenor 12 bulan memiliki angsuran Rp5.163.985. Jika memilih tenor 36 bulan, cicilannya menjadi Rp1.825.316. Untuk plafon maksimal Rp100 juta, nasabah cukup membayar Rp8.606.642 selama 12 bulan atau Rp3.042.193 untuk durasi 36 bulan.
Perlu dicatat bahwa angka tersebut merupakan estimasi awal. Besaran cicilan bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan internal bank maupun adanya program subsidi dari pemerintah.
BSI membagi produk KUR menjadi dua kategori utama, yaitu KUR Super Mikro dan KUR Mikro. KUR Super Mikro ditujukan bagi pengusaha rintisan dengan plafon maksimal Rp10 juta tanpa agunan tambahan. Sementara KUR Mikro menyasar UMKM yang sudah beroperasi minimal enam bulan dengan plafon hingga Rp100 juta.
Sebelum mengajukan, calon nasabah wajib menyiapkan dokumen persyaratan administrasi yang diperlukan. Kelengkapan dokumen akan mempercepat proses verifikasi oleh petugas bank. Setelah berkas lengkap, pihak bank akan melakukan survei lapangan untuk mengevaluasi kelayakan usaha Anda.
Proses pengajuan saat ini sangat praktis dan dapat diakses melalui layanan daring maupun luring di kantor cabang terdekat. Dengan perencanaan keuangan yang matang, program KUR BSI diharapkan mampu membantu UMKM Indonesia naik kelas dan semakin mandiri secara ekonomi di tahun 2026 ini.











