AUSTRALIA, VIVA – Mitsubishi akhirnya memberikan sinyal kuat mengenai kebangkitan salah satu SUV paling legendaris di dunia, Pajero. Setelah sempat menghilang dari peredaran pasar global selama beberapa waktu, pabrikan berlambang tiga berlian ini memastikan bahwa generasi terbaru Pajero akan melakukan debutnya pada paruh kedua tahun 2026. Kehadiran model ini bukan sekadar pembaruan estetika, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa Mitsubishi ingin mengembalikan identitas Pajero sebagai penakluk segala medan yang sesungguhnya.
Salah satu kejutan yang paling dinanti oleh para penggemar otomotif adalah kembalinya fitur ikonik multi meter display. Panel informasi yang sempat menjadi ciri khas Pajero pada generasi-generasi awal ini akan kembali hadir dengan teknologi yang lebih mutakhir. Fitur ini sempat hilang dalam beberapa tahun terakhir, namun kini Mitsubishi memutuskan untuk menghadirkannya kembali guna menemani pengemudi saat melakukan penjelajahan di medan ekstrem maupun penggunaan harian.
Berdasarkan laporan dari Torquecafe pada Rabu, 1 Juli 2026, kembalinya multi meter display dirancang untuk meningkatkan kapabilitas off-road kendaraan. Panel tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pemanis dasbor, tetapi memberikan data krusial bagi pengemudi seperti ketinggian lokasi, suhu udara di luar kabin, serta sudut kemiringan kendaraan baik secara pitch maupun roll. Selain itu, sistem ini juga akan menyajikan informasi distribusi torsi pada roda kiri dan kanan secara real-time.
Data-data tersebut sangat krusial bagi pengendara ketika harus melintasi rintangan berat seperti tanjakan curam, jalur berbatu yang tidak rata, atau kubangan lumpur dalam. Dengan adanya informasi tersebut, pengemudi dapat melakukan kontrol kendaraan dengan jauh lebih presisi dan aman. Meskipun lokasi penempatan panel ini masih menjadi teka-teki, terdapat spekulasi kuat bahwa informasi tersebut mungkin akan ditampilkan dalam format digital yang terintegrasi langsung ke dalam panel instrumen utama atau layar head unit yang modern.
Dari sisi teknis, Pajero terbaru ini akan mengadopsi platform ladder frame yang sama dengan Mitsubishi Triton generasi terbaru. Langkah strategis ini menempatkan Pajero baru sebagai saudara dekat atau penerus dari lini Pajero Sport yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan SUV Mitsubishi. Penggunaan basis Triton memberikan jaminan ketangguhan sasis yang sudah teruji di berbagai kondisi jalan ekstrem di seluruh dunia.
Dapur pacu Pajero diprediksi bakal mengandalkan mesin diesel 2.4 liter empat silinder dengan konfigurasi twin-turbo. Mesin yang sudah terbukti performanya di Triton ini akan dipadukan dengan pilihan transmisi otomatis enam atau delapan percepatan, serta didukung oleh sistem penggerak empat roda full-time 4WD. Kombinasi mesin dan transmisi ini diharapkan mampu memberikan tenaga yang melimpah sekaligus efisiensi bahan bakar yang kompetitif di kelas SUV ladder frame.
Secara dimensi, Pajero terbaru diperkirakan akan memiliki ukuran yang sedikit lebih kompak dibandingkan dengan Triton, terutama karena mobil ini tidak memiliki bak belakang layaknya sebuah pikap kabin ganda. Meskipun dimensinya dibuat lebih ringkas, Mitsubishi berkomitmen untuk mempertahankan kenyamanan interior dengan konfigurasi tiga baris kursi yang mampu menampung tujuh penumpang dewasa. Hal ini menjadikan Pajero sebagai kendaraan yang ideal untuk kebutuhan keluarga sekaligus hobi petualangan.
Terkait bahasa desain, sejumlah foto mobil yang tertangkap kamera saat menjalani pengujian di jalan raya menunjukkan siluet yang cukup kuat dan tegas. Wajah Pajero baru dikabarkan memiliki kemiripan dengan konsep Mitsubishi Destinator, dengan garis-garis bodi yang mengotak dan memberikan kesan tangguh. Desain ini merupakan upaya Mitsubishi untuk kembali ke akar sejarah Pajero yang dikenal memiliki karakter SUV petualang yang kental, alih-alih sekadar SUV perkotaan yang mengutamakan tampilan gagah semata.
Kembalinya Pajero ke pasar global diprediksi akan menjadi langkah "balas dendam" Mitsubishi untuk merebut kembali posisi puncak di segmen SUV besar. Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan di segmen SUV 4×4 global semakin ketat dengan hadirnya berbagai kompetitor baru yang menawarkan teknologi canggih. Namun, dengan menggabungkan warisan sejarah melalui fitur multi meter display dan keandalan mekanis dari platform Triton, Mitsubishi percaya diri bahwa Pajero akan kembali menjadi primadona bagi konsumen yang menginginkan kendaraan multifungsi.
Hingga saat ini, para pecinta otomotif di seluruh dunia terus memantau perkembangan terkait peluncuran resmi kendaraan ini. Mitsubishi sendiri belum merinci detail mengenai ketersediaan di tiap negara, namun antusiasme yang tinggi di pasar Australia menunjukkan bahwa Pajero masih memiliki basis penggemar yang sangat loyal. Penantian panjang selama bertahun-tahun akan segera terbayar pada 2026 mendatang, di mana Pajero akan membuktikan kembali bahwa ia tetaplah raja di medan off-road dengan sentuhan teknologi masa depan yang tetap menghargai sejarah panjangnya.











