Jakarta – Meta, raksasa teknologi di balik Facebook dan Instagram, resmi memperkenalkan lini kacamata pintarnya yang terbaru, Meta Glasses. Produk inovatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan EssilorLuxottica, perusahaan optik terkemuka asal Prancis-Italia. Kacamata pintar ini dibanderol mulai dari US$299 atau sekitar Rp5,3 juta, menandai langkah Meta untuk memperkuat posisinya di pasar perangkat wearable pintar.
Peluncuran Meta Glasses ini membedakan diri dari lini produk sebelumnya yang merupakan bagian dari kemitraan dengan Ray-Ban. Namun, Meta menegaskan bahwa kolaborasi dengan Ray-Ban dan Oakley akan tetap berlanjut, menunjukkan strategi diversifikasi portofolio mereka di segmen kacamata pintar.
Meta Glasses hadir dalam tiga pilihan model yang dirancang untuk memenuhi berbagai selera dan kebutuhan pengguna. Model Meta Adventurer menawarkan desain persegi panjang klasik yang tersedia dalam dua ukuran, standar dan besar, memberikan fleksibilitas bagi pengguna. Sementara itu, Meta Fury hadir dengan bingkai yang lebih menonjol, menawarkan tampilan yang lebih berani. Keunikan lainnya adalah kehadiran Meta Glasses by Kylie Jenner, sebuah varian yang dirancang khusus bersama bintang reality show dan pengusaha ternama, Kylie Jenner, yang menampilkan bingkai oval ramping dengan sentuhan gaya modern.
Secara total, saat peluncuran, Meta menyediakan 26 pilihan gaya yang berbeda, memungkinkan pengguna untuk memadukan berbagai pilihan warna bingkai dan jenis lensa sesuai preferensi pribadi. Kacamata pintar ini dapat diakses melalui berbagai kanal penjualan resmi Meta, termasuk toko daring Meta, serta melalui mitra ritel ternama seperti Best Buy dan Amazon di berbagai negara dan wilayah.
Meta menggarisbawahi pentingnya kacamata sebagai perangkat keras esensial di era kecerdasan buatan (AI). Perusahaan melihat kacamata sebagai platform ideal untuk mengintegrasikan asisten AI yang dapat memahami dunia dari perspektif pengguna, memberikan pengalaman interaksi yang lebih personal dan intuitif.
"Kacamata merupakan perangkat keras paling menarik di era kecerdasan buatan, perangkat ideal untuk menikmati asisten AI sepanjang hari yang memahami dunia dari sudut pandang Anda. Itulah sebabnya hari ini, bekerja sama dengan EssilorLuxottica, kami memperkenalkan Meta Glasses," ungkap Meta dalam pernyataan resminya.
Lebih dari sekadar aksesori fashion, Meta Glasses dibekali dengan berbagai fitur canggih yang didukung oleh kecerdasan buatan. Salah satu fitur unggulan adalah tombol Meta AI yang terintegrasi, memungkinkan pengguna untuk mengakses asisten AI secara langsung atau mengaktifkan fungsi-fungsi tertentu dengan mudah. Meta memperkenalkan model AI terbaru, Muse Spark, yang menawarkan kemampuan pemahaman informasi umum seperti skor olahraga, rekomendasi tempat makan lokal, hingga analisis visual lingkungan sekitar.
Peningkatan signifikan juga terlihat pada fitur terjemahan langsung (live translation). Kini, Meta Glasses mendukung 14 bahasa baru, termasuk bahasa Jepang, Mandarin, dan Korea, membuka peluang komunikasi lintas budaya yang lebih luas. Hal ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dan memahami konten dalam berbagai bahasa dengan lebih lancar.
Untuk pengalaman audio, kacamata ini dilengkapi dengan speaker open-ear yang memungkinkan pengguna mendengarkan musik, podcast, atau buku audio tanpa mengganggu pendengaran dari lingkungan sekitar. Kombinasi dengan susunan mikrofon majemuk (multi-mic array) mendukung kualitas panggilan suara yang jernih dan memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan melalui WhatsApp atau berinteraksi dengan asisten AI Meta menggunakan perintah suara.
Kemampuan merekam foto dan video secara hands-free menjadi salah satu daya tarik utama lainnya. Pengguna dapat dengan mudah mengabadikan momen penting tanpa perlu mengeluarkan ponsel. Meta mengklaim daya tahan baterai kacamata ini mampu bertahan lebih dari 8 jam penggunaan, dan dapat diperpanjang hingga 40 jam dengan bantuan charging case lipat yang disertakan dalam paket penjualan.
Menjawab isu privasi yang kerap menjadi perhatian pada perangkat yang dilengkapi kamera, Meta menyertakan lampu cincin LED yang akan menyala secara otomatis saat pengguna mulai merekam foto atau video. Meskipun demikian, laporan sebelumnya dari NBC News sempat menyoroti bahwa fitur privasi ini berpotensi untuk diakali, menimbulkan kekhawatiran mengenai kemungkinan perekaman tanpa persetujuan subjek. Meta terus berupaya meningkatkan dan memastikan keamanan serta privasi pengguna dalam setiap pembaruan produknya.
Peluncuran Meta Glasses ini menandai komitmen Meta untuk mendorong batas-batas teknologi wearable, mengintegrasikan AI secara mulus ke dalam kehidupan sehari-hari pengguna melalui perangkat yang stylish dan fungsional. Kolaborasi dengan EssilorLuxottica dan sentuhan selebriti seperti Kylie Jenner diharapkan dapat memperluas daya tarik produk ini ke segmen pasar yang lebih luas, sekaligus menegaskan visi Meta untuk membangun metaverse yang lebih terhubung.











