Sebanyak 90 asosiasi anggota FIFA dilaporkan menentang keras rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta. Langkah ini mencuat sebagai upaya mencari sumber pendanaan baru bagi federasi sepak bola dunia tersebut.
Penolakan ini terungkap dalam sebuah laporan yang menyatakan bahwa mayoritas anggota FIFA merasa keberatan dengan potensi komersialisasi turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Rencana Infantino ini diduga bertujuan untuk mengamankan pendanaan jangka panjang, namun menimbulkan kekhawatiran tentang independensi dan integritas Piala Dunia.
Sumber yang tidak disebutkan namanya dalam laporan tersebut mengungkapkan bahwa kekhawatiran utama datang dari asosiasi anggota yang merasa bahwa penjualan saham akan memberikan kontrol yang berlebihan kepada investor swasta atas keputusan-keputusan strategis terkait Piala Dunia. Hal ini berpotensi mengorbankan nilai-nilai olahraga demi keuntungan finansial semata.
Meski detail spesifik mengenai besaran saham yang ditawarkan atau calon investor belum diungkapkan secara luas, penolakan yang masif ini menunjukkan adanya perpecahan pandangan di dalam tubuh FIFA mengenai masa depan komersialisasi ajang sepak bola paling bergengsi ini. Para anggota yang menolak berargumen bahwa Piala Dunia seharusnya tetap menjadi aset kolektif dunia sepak bola, bukan objek spekulasi bagi pihak luar.
Infantino sendiri sebelumnya telah mengindikasikan adanya kebutuhan untuk mengeksplorasi berbagai opsi pendanaan guna mendukung pengembangan sepak bola global, terutama di negara-negara yang membutuhkan. Namun, proposal penjualan saham Piala Dunia tampaknya tidak mendapatkan dukungan yang cukup dari para pemangku kepentingan utama.
Tingginya angka penolakan ini mengindikasikan bahwa FIFA perlu melakukan dialog lebih mendalam dan transparan dengan seluruh anggotanya sebelum mengambil keputusan yang dapat berdampak signifikan terhadap citra dan operasional Piala Dunia di masa mendatang. Keputusan akhir mengenai rencana ini masih menunggu pembahasan lebih lanjut dalam forum-forum FIFA.
