Friday, 14 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Maresca di City: Taktik Baru, Warisan Guardiola, dan Analisis Pramusim

Oleh Danu Ilham August 14, 2026 53 minutes lalu 0 komentar

Enzo Maresca kini memikul beban berat menggantikan Pep Guardiola di Manchester City. Analisis dari BBC Sport terhadap gaya dan taktik pelatih baru tersebut, berdasarkan pertandingan pramusim yang telah dilakoni, mengungkap bagaimana Maresca mulai membentuk timnya yang kini tengah beradaptasi dengan era baru pasca-Guardiola.

Perbandingan antara pendekatan Maresca dan Guardiola menjadi sorotan utama. Meskipun baru beberapa pertandingan pramusim, tim asuhan Maresca telah menunjukkan beberapa perbedaan taktis yang menarik perhatian. Salah satunya adalah pola pembangunan serangan dari lini belakang yang cenderung lebih sabar dan berani mengambil risiko, berbeda dengan intensitas tinggi yang sering menjadi ciri khas City di bawah Guardiola.

Dalam pertandingan pramusim, terlihat Maresca kerap menerapkan formasi yang fleksibel, seringkali beralih dari 4-3-3 menjadi 3-2-4-1 atau bahkan 3-4-3 tergantung situasi permainan. Transisi dari bertahan ke menyerang juga menjadi area fokus. Maresca tampaknya lebih menekankan penguasaan bola di area tengah lapangan sebelum melancarkan serangan cepat, sebuah strategi yang berbeda dengan umpan-umpan vertikal cepat yang menjadi andalan Guardiola.

Posisi pemain juga mengalami penyesuaian. Beberapa pemain yang sebelumnya berperan sentral di bawah Guardiola kini ditempatkan dalam peran yang sedikit berbeda. Misalnya, dalam beberapa skema yang dicoba Maresca, terlihat adanya pergeseran peran untuk gelandang serang yang kini lebih didorong untuk terlibat dalam fase pembangunan serangan dari kedalaman lapangan, bukan hanya sebagai opsi penyelesai akhir.

Meskipun terdapat perbedaan, benang merah warisan Guardiola tetap terlihat. Penguasaan bola tetap menjadi fondasi utama permainan City di bawah Maresca. Para pemain masih dituntut untuk cerdas dalam pergerakan tanpa bola dan mampu menciptakan ruang. Pressing agresif pasca-kehilangan bola juga masih menjadi elemen penting, meskipun intensitas dan titik mulainya mungkin sedikit bervariasi dibandingkan era sebelumnya.

Maresca sendiri pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Guardiola di City, yang tentunya memberikannya pemahaman mendalam tentang filosofi klub. Namun, keputusan-keputusannya di pramusim mengindikasikan ambisinya untuk tidak hanya meneruskan, tetapi juga menambahkan sentuhan pribadinya. Pengamat sepak bola menyoroti bahwa ini adalah fase adaptasi bagi tim dan pelatih, di mana eksperimen taktis adalah hal yang wajar dilakukan untuk menemukan formula terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.

Bagikan: Facebook X WhatsApp