Saturday, 22 August 2026
BREAKING
DUNIA

Mantan CEO Abercrombie & Fitch Dianggap Layak Diadili Kasus Perdagangan Seks

Oleh Rini Widiyarti August 22, 2026 60 minutes lalu 0 komentar

Seorang hakim pengadilan di Amerika Serikat menyatakan bahwa Mike Jeffries, mantan Chief Executive Officer (CEO) Abercrombie & Fitch, dinilai mampu untuk menghadapi persidangan terkait kasus dugaan perdagangan seks. Keputusan ini diambil setelah Jeffries sempat dinyatakan tidak kompeten secara mental oleh pengadilan pada tahun lalu.

Pernyataan ketidakmampuan mental tersebut muncul setelah Jeffries didiagnosis menderita demensia dan penyakit Alzheimer stadium lanjut. Namun, setelah melalui serangkaian evaluasi, pengadilan kini berpendapat bahwa kondisi kesehatannya memungkinkan baginya untuk mengikuti proses hukum.

Kasus ini berawal dari tuduhan terhadap Jeffries yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan seks. Meskipun detail spesifik mengenai tuduhan tersebut belum diungkapkan secara luas, keputusan pengadilan untuk melanjutkan proses persidangan menandakan adanya cukup bukti awal untuk dibawa ke pengadilan.

Sebelumnya, pada tahun 2023, pengadilan menetapkan bahwa Jeffries tidak layak untuk diadili karena kondisi kesehatannya yang memburuk. Diagnosis demensia dan Alzheimer stadium lanjut menjadi dasar pertimbangan hakim saat itu. Kondisi ini umumnya memengaruhi kemampuan seseorang untuk memahami proses hukum dan memberikan kesaksian yang koheren.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan adanya perubahan dalam penilaian kondisi Jeffries. Keputusan hakim yang menyatakan Jeffries ‘fit to stand trial’ atau layak diadili membuka jalan bagi kelanjutan kasus ini. Hal ini juga berarti bahwa pihak jaksa penuntut umum akan berupaya membuktikan tuduhan yang diajukan terhadap mantan petinggi industri mode tersebut.

Mike Jeffries memimpin Abercrombie & Fitch selama lebih dari dua dekade, dari tahun 1992 hingga 2014. Di bawah kepemimpinannya, merek tersebut mengalami masa kejayaan namun juga kontroversi terkait citra dan kebijakan perusahaan. Kasus hukum yang kini dihadapinya menambah babak baru dalam perjalanan publiknya.

Pengadilan akan melanjutkan proses selanjutnya untuk menentukan jadwal persidangan dan agenda-agenda hukum lainnya. Pihak Jeffries, melalui kuasa hukumnya, diharapkan akan memberikan tanggapan resmi terkait putusan terbaru dari pengadilan ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp