Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pendukung Maung Bandung, yang akrab disapa Bobotoh, untuk tidak melakukan perjalanan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta. Imbauan ini dikeluarkan menjelang laga krusial melawan rival abadi, Persija, yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 28 Maret 2024.
Menurut Umuh, larangan ini bukan tanpa alasan kuat. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama, serta untuk mencegah potensi gesekan antar suporter yang kerap terjadi. “Ini untuk kebaikan kita bersama,” tegas Umuh Muchtar, menjelaskan bahwa larangan ini merupakan bagian dari upaya meminimalisir risiko dan menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih kondusif.
Lebih lanjut, Umuh menggarisbawahi pentingnya kesadaran dari para Bobotoh untuk mematuhi imbauan ini. Ia berharap pendukung Persib dapat memberikan dukungan dari tempat lain, seperti menonton melalui layar kaca atau dari rumah masing-masing. “Kita harus bisa menjaga nama baik Persib dan juga nama baik Bobotoh,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan upaya persuasif agar imbauan ini benar-benar dipatuhi.
Keputusan ini juga sejalan dengan upaya PSSI dan pihak kepolisian yang terus berupaya menciptakan sepak bola Indonesia yang lebih baik dan tertib. Larangan kehadiran suporter tim tamu di laga kandang tim lain, terutama pada pertandingan dengan tensi tinggi seperti Persib vs Persija, seringkali menjadi kebijakan untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan. Umuh Muchtar berharap para Bobotoh dapat memahami dan menerima keputusan ini sebagai langkah positif demi kemajuan sepak bola tanah air.
