Friday, 21 August 2026
BREAKING
BERITA

Maluku Utara Genjot Produksi Beras melalui Kawasan Transmigrasi

Oleh Emanuel August 21, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pemerintah Provinsi Maluku Utara berupaya keras untuk meningkatkan produksi beras demi swasembada pangan. Salah satu strategi utamanya adalah dengan memanfaatkan dan mengembangkan kawasan transmigrasi yang dinilai memiliki potensi besar untuk perluasan lahan pertanian, khususnya sawah.

Fokus utama dalam upaya ini adalah pencetakan sawah baru dan penyediaan kebutuhan lahan yang memadai bagi petani. Hal ini menjadi krusial mengingat Maluku Utara masih bergantung pada pasokan beras dari luar daerah.

Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program ini. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi akan berupaya memfasilitasi kebutuhan lahan untuk pengembangan pertanian pangan, termasuk kawasan transmigrasi. “Kawasan transmigrasi itu sudah ada lahannya, kita tinggal bagaimana kita manfaatkan,” ujarnya saat ditemui di Sofifi pada Kamis (11/1/2024).

Lebih lanjut, Abdul Gani Kasuba menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta masyarakat dalam mewujudkan target produksi beras ini. Ia berharap, dengan adanya dukungan yang memadai, Maluku Utara dapat segera mencapai kemandirian pangan.

Tahun 2023 lalu, tercatat ada 7.400 hektare lahan sawah yang berhasil dicetak di Provinsi Maluku Utara. Angka ini merupakan hasil dari berbagai program yang telah dijalankan, menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya perluasan lahan pertanian.

Meskipun demikian, tantangan untuk mencapai swasembada beras masih ada. Ketersediaan infrastruktur pendukung seperti irigasi, jalan produksi, dan pasca panen menjadi faktor penting yang perlu terus diperhatikan dan ditingkatkan di kawasan-kawasan transmigrasi yang berpotensi.

Dengan mengoptimalkan kawasan transmigrasi, Maluku Utara bertekad untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi beras lokal, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan perekonomian daerah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp