Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Maksimalkan Garmin Forerunner 165: Trik Tersembunyi untuk Pelari

Oleh Heni Maulidya July 15, 2026 59 minutes lalu 0 komentar

Bagi pelari yang mencari jam tangan pintar andal dengan metrik serius tanpa kerumitan berlebih, Garmin Forerunner 165 hadir sebagai pilihan menarik. Meski kini telah hadir penerusnya, Forerunner 170, model 165 tetap menjadi favorit banyak pengguna. Sayangnya, tak sedikit pemiliknya yang belum memanfaatkan jam tangan ini secara optimal. Artikel ini akan mengupas tuntas beberapa trik dan fitur tersembunyi yang bisa Anda gunakan untuk memaksimalkan potensi Garmin Forerunner 165.

Garmin Forerunner 165 menawarkan layar sentuh AMOLED yang cerah dan penuh warna, serta fondasi lari yang solid. Fitur utamanya meliputi GPS akurat, pelacakan detak jantung, analisis tidur dan stres, serta dukungan untuk latihan terstruktur. Jam tangan ini diposisikan di bawah seri 255/265, artinya beberapa fitur premium seperti peta navigasi detail atau panel surya tidak disertakan.

Salah satu trik sederhana namun efektif adalah menambahkan fungsi senter ke menu kontrol Anda. Meskipun Forerunner 165 tidak memiliki lampu LED khusus seperti model yang lebih mahal, layar AMOLED-nya dapat diubah menjadi warna putih terang sebagai senter darurat. Untuk mengaktifkannya, Anda perlu menambahkannya terlebih dahulu ke menu Kontrol dengan menahan tombol UP. Setelah ditambahkan, Anda bisa beralih ke mode cahaya merah dengan menekan tombol DOWN hingga muncul opsi tersebut. Cahaya merah dikenal lebih nyaman di mata, terutama saat digunakan di malam hari.

Kustomisasi menu kontrol juga menjadi kunci efisiensi. Berbeda dengan seri 265 ke atas yang mendukung pintasan tombol perangkat keras khusus, Forerunner 165 mengandalkan penataan ulang menu Kontrol. Susun item yang paling sering Anda gunakan saat berlari, seperti senter, mode Jangan Ganggu, atau kontrol musik, di urutan teratas. Dengan begitu, akses cepat hanya memerlukan satu usapan layar, bukan menggulir menu.

Bagi pelari yang ingin menjelajahi rute baru tanpa peta navigasi lengkap, Forerunner 165 memiliki solusi berupa fitur ‘breadcrumb navigation’. Dengan mengunggah rute dari aplikasi Garmin Connect, jam tangan ini akan menampilkan jejak lintasan Anda di layar. Meskipun tidak menampilkan detail jalan atau bangunan di sekitarnya, fitur ini sangat membantu untuk mengikuti bentuk rute yang telah direncanakan.

Membuat profil aktivitas kustom juga dapat meningkatkan pengalaman latihan Anda. Alih-alih terus menerus mengubah pengaturan layar data di antara sesi lari santai dan latihan intensif, duplikat profil ‘Run’ yang ada. Anda bisa membuat beberapa profil lari dengan bidang data, peringatan, dan pengaturan auto-lap yang berbeda. Stripping down layar data juga direkomendasikan. Fokus pada metrik esensial seperti kecepatan, detak jantung, dan irama. Data lain seperti elevasi atau kalori bisa ditempatkan di layar sekunder yang bisa diakses saat jeda pemulihan.

Terakhir, untuk memastikan data yang akurat saat mengunggah ke Strava, berikan jeda waktu sebelum sinkronisasi. Setelah selesai berlari dan menghentikan jam, tunggu dua hingga tiga menit agar aplikasi Garmin Connect selesai memproses file aktivitas. Proses ini penting untuk penyempurnaan data GPS dan pencocokan segmen. Mengunggah terlalu cepat berpotensi menghasilkan data kecepatan yang tidak stabil atau kehilangan kredit segmen.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait