Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Makhachev Balas Telak Sindiran Holloway Soal “Dua Sabuk” UFC

Oleh Emanuel August 19, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Juara kelas ringan UFC, Islam Makhachev, akhirnya buka suara menanggapi komentar pedas dari Max Holloway. Holloway sebelumnya sempat menyindir soal kepemilikan dua sabuk juara oleh Makhachev, yang dilontarkan setelah Holloway berhasil mengalahkan Ian Machado Garry dalam duel di UFC 300.

Komentar Holloway tersebut muncul sebagai respons atas klaim Makhachev yang menyatakan dirinya sebagai “juara sejati” di dua kelas berbeda, merujuk pada sabuk juara kelas ringan dan potensi juaranya di kelas welter. Namun, Makhachev tak tinggal diam dan memberikan balasan yang cukup telak.

Melalui platform media sosial X, Makhachev menyoroti pengalaman bertarungnya. “Dia (Holloway) bilang aku punya dua sabuk. Aku bilang, aku sudah bertarung melawan juara, mengalahkan juara, dan aku adalah juara sejati. Dia hanya bertarung sekali di kelas welter dan kalah,” tulis Makhachev, merujuk pada kekalahan Holloway saat melawan Dustin Poirier di UFC 236 untuk gelar interim lightweight, meskipun Holloway kemudian berhasil menjadi juara interim featherweight.

Makhachev melanjutkan, “Dia bilang aku punya dua sabuk. Aku hanya bilang, aku sudah bertarung melawan juara, mengalahkan juara, dan aku adalah juara sejati. Dia hanya bertarung sekali di kelas welter dan kalah.” Sindiran Holloway sebelumnya memang mengarah pada fakta bahwa Makhachev memegang sabuk juara kelas ringan, namun belum pernah secara resmi bertarung di kelas welter untuk memperebutkan gelar.

Lebih lanjut, Makhachev menyindir rekor Holloway di kelas welter. “Dia berbicara tentang dua sabuk, tapi dia sendiri hanya bertarung sekali di kelas welter dan kalah. Aku sudah mengalahkan semua juara di kelas ringan. Aku adalah juara sejati,” tegas Makhachev. Sindiran Holloway sendiri muncul setelah ia memenangkan duel melawan Ian Machado Garry di UFC 300 pada 13 April 2024, sebuah kemenangan yang membuatnya semakin diperhitungkan di kelas welter.

Makhachev, yang dijadwalkan akan menghadapi Dustin Poirier pada UFC 302 pada 1 Juni 2024, tampaknya tidak terpengaruh oleh komentar rivalnya tersebut. Balasan menohok ini menunjukkan kepercayaan diri Makhachev dan keinginannya untuk menegaskan dominasinya di kelas ringan, sekaligus menepis keraguan mengenai statusnya sebagai salah satu petarung terbaik di UFC saat ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp