Monday, 7 September 2026
BREAKING
BERITA

Luas Lahan Terbakar di Riau dan Kalsel Capai 939 Hektare

Oleh Emanuel September 7, 2026 54 minutes lalu 0 komentar

Sebanyak 939,45 hektare lahan di dua provinsi, Riau dan Kalimantan Selatan, dilaporkan terbakar. Angka ini merupakan bagian dari total luas lahan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi di Indonesia.

Data terbaru menunjukkan bahwa Riau menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak. Hingga tanggal 24 Mei 2023, tercatat seluas 939,45 hektare hutan dan lahan di Riau telah hangus terbakar. Luasan ini terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan pihak terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan.

Meskipun fokus utama pemberitaan saat ini adalah Riau dan Kalimantan Selatan, perlu dicatat bahwa masalah karhutla tidak hanya terjadi di kedua provinsi tersebut. Enam provinsi di Indonesia secara keseluruhan masih berjuang menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya pada Selasa (23/5/2023) menyatakan, “Luas lahan terbakar secara kumulatif di enam provinsi mencapai 939,45 hektare.” Pernyataan ini menegaskan skala permasalahan yang dihadapi.

BNPB terus memantau perkembangan situasi karhutla di seluruh Indonesia. Berbagai strategi telah diluncurkan, termasuk operasi udara menggunakan water bombing dan patroli darat secara intensif. Namun, tantangan terbesar tetap pada faktor cuaca, terutama musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung lebih panjang tahun ini.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, seperti membuka lahan dengan cara membakar. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci utama dalam mengendalikan dan mencegah meluasnya karhutla yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp