Tuesday, 28 July 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Lonjakan Pendapatan Intel Tembus USD 16,1 Miliar Didorong Permintaan AI

Oleh Herfansyah July 28, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Intel melaporkan kinerja keuangan yang impresif di kuartal kedua tahun ini, dengan mencatatkan pendapatan mencapai USD 16,1 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 25 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY). Kenaikan substansial ini sebagian besar disumbangkan oleh derasnya permintaan produk yang mendukung perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Perusahaan semikonduktor terkemuka ini mengumumkan hasil tersebut pada hari Kamis, 27 Juli 2023. Pendapatan yang melampaui ekspektasi analis ini menjadi indikator kuat pulihnya bisnis Intel di tengah persaingan industri yang ketat.

Chief Executive Officer (CEO) Intel, Pat Gelsinger, menyatakan optimismenya terhadap prospek perusahaan. “Kami menyaksikan adanya lonjakan permintaan yang kuat dari pelanggan di seluruh industri yang berinvestasi dalam komputasi AI,” ujar Gelsinger dalam pernyataannya. Ia menambahkan bahwa Intel berada pada posisi yang tepat untuk memanfaatkan tren ini, terutama dengan portofolio produk yang terus berkembang untuk mendukung beban kerja AI.

Pendapatan dari segmen Data Center and AI Group Intel menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan ini. Meskipun rincian spesifik mengenai kinerja segmen tersebut belum sepenuhnya diungkapkan, Gelsinger memberikan sinyal positif mengenai kemajuan dalam pengembangan chip AI mereka. Intel berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan dalam perlombaan chip AI, yang saat ini didominasi oleh pesaingnya.

Lebih lanjut, Intel juga melaporkan bahwa margin kotor mereka di kuartal kedua mencapai 48,4 persen, sedikit di atas prediksi yang diberikan sebelumnya. Hal ini menunjukkan efisiensi operasional yang membaik di tengah tantangan rantai pasok global dan biaya produksi yang fluktuatif.

Prospek Intel untuk kuartal ketiga tahun 2023 juga terlihat menjanjikan. Perusahaan memproyeksikan pendapatan di kisaran USD 16,4 miliar hingga USD 17,4 miliar. Proyeksi ini didukung oleh keyakinan manajemen terhadap permintaan yang berkelanjutan, khususnya dari sektor pusat data dan komputasi performa tinggi yang menjadi tulang punggung pengembangan AI.

Keberhasilan Intel dalam mencatatkan pendapatan yang solid ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkuat posisinya di pasar semikonduktor global. Fokus pada inovasi produk AI dan strategi efisiensi operasional diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan perusahaan di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp