Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, tak kuasa menahan air mata saat menghadiri konferensi pers usai kekalahan timnya dari Spanyol di final Piala Dunia, Minggu lalu. Momen emosional ini terjadi ketika ia ditanyai mengenai masa depannya bersama tim Tango.
Tangis Scaloni pecah ketika ia berbicara tentang kemungkinan kelanjutan kariernya sebagai pelatih Argentina. Ia mengungkapkan bahwa keputusan mengenai masa depannya akan segera dibuat, namun ia tampak sangat terharu dengan perjalanan timnya.
“Saya akan berpikir. Keputusan akan diambil. Ini adalah momen yang sulit, tetapi kami telah memberikan segalanya,” ujar Scaloni dengan suara bergetar, seperti dikutip dari laporan media.
Kekalahan tipis dari Spanyol di partai puncak Piala Dunia ini memang menjadi pukulan berat bagi Argentina. Meski telah berjuang keras sepanjang turnamen, trofi juara harus lepas dari genggaman.
Lebih lanjut, Scaloni juga menyoroti betapa pentingnya momen ini bagi timnya dan negara. Ia merasa bangga dengan perjuangan para pemainnya yang telah menunjukkan semangat juang luar biasa.
“Saya sangat bangga dengan para pemain ini. Mereka telah berjuang keras dan memberikan segalanya untuk negara. Ini adalah momen yang akan selalu kami ingat,” tambahnya.
Meskipun meninggalkan konferensi pers dengan berlinang air mata, Scaloni menegaskan bahwa ia akan segera mengambil keputusan mengenai masa depannya. Keputusan tersebut diharapkan dapat segera diumumkan untuk memberikan kejelasan bagi tim dan para penggemar.
Scaloni telah memimpin Argentina dalam beberapa turnamen penting sejak mengambil alih posisi pelatih pada tahun 2018. Di bawah kepelatihannya, timnas Argentina berhasil meraih Copa América pada tahun 2021, sebuah pencapaian yang sangat dinantikan oleh publik Argentina.
Kini, publik Argentina menantikan kelanjutan kiprah Scaloni bersama timnas. Apakah ia akan tetap melanjutkan estafet kepelatihan atau mencari tantangan baru, semua akan terjawab dalam waktu dekat.
