Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
BERITA

Lineup Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Duet Lamine Yamal-Messi Jadi Sorotan

Oleh Emanuel July 20, 2026 20 hours lalu 0 komentar

Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina dipastikan akan menyajikan duel sengit dengan susunan pemain utama yang telah dirilis. Laga puncak yang akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, ini akan menjadi panggung bagi para bintang terbaik dari kedua tim untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Keputusan strategis dari kedua pelatih terlihat jelas dalam daftar pemain yang diturunkan. Spanyol, yang dikenal dengan gaya permainan Possession Football, akan mengandalkan kecepatan dan kreativitas Lamine Yamal di lini depan. Sementara itu, Argentina, dengan Lionel Messi sebagai jenderal lapangan, siap menampilkan kekuatan serangan yang mematikan.

Pertandingan yang akan berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, ini diprediksi akan berjalan ketat. Spanyol menurunkan formasi 4-3-3 dengan trio lini serang Lamine Yamal, Nico Williams, dan Alvaro Morata. Di lini tengah, Gavi, Pedri, dan Rodri akan menjadi motor serangan tim Matador. Lini pertahanan Spanyol akan dikawal oleh Dani Carvajal, Aymeric Laporte, Pau Torres, dan Alejandro Grimaldo, dengan Unai Simon di bawah mistar gawang.

Di sisi lain, Argentina juga tidak kalah garang. Pelatih Lionel Scaloni memilih formasi 4-3-3 yang fleksibel. Lionel Messi akan berduet dengan Lautaro Martinez dan Julian Alvarez di lini serang. Trio lini tengah Argentina diisi oleh Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul. Empat bek yang akan menjaga gawang Emiliano Martinez adalah Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Marcos Acuna.

Pergantian pemain yang signifikan terjadi di babak kedua. Spanyol melakukan tiga pergantian sekaligus pada menit ke-65. Yeremy Pino masuk menggantikan Lamine Yamal, Ferran Torres menggantikan Nico Williams, dan Mikel Merino masuk menggantikan Rodri. Perubahan ini mengindikasikan upaya pelatih Spanyol untuk menyegarkan serangan dan mengamankan keunggulan.

Argentina juga tidak tinggal diam. Pada menit ke-70, Angel Di Maria masuk menggantikan Julian Alvarez, memberikan dimensi baru dalam serangan Argentina. Kemudian, pada menit ke-80, Paulo Dybala diturunkan untuk menggantikan Lautaro Martinez, menambah daya gedor tim Tango di akhir pertandingan.

Pergantian pemain yang dilakukan oleh kedua tim menunjukkan kedalaman skuad dan strategi yang matang. Keputusan ini bisa menjadi kunci penentu hasil akhir pertandingan yang sangat dinanti-nantikan oleh para pecinta sepak bola di seluruh dunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait