Friday, 21 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Liga Primer Inggris Bersiap Sambut Lima Aturan Baru Mulai Musim 2026/2027

Oleh Emanuel August 21, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Musim 2026/2027 akan menandai era baru bagi Liga Primer Inggris dengan diperkenalkannya lima peraturan baru. Perubahan signifikan ini diadopsi langsung dari regulasi terbaru yang ditetapkan oleh International Football Association Board (IFAB), badan pembuat aturan sepak bola dunia.

Keputusan untuk mengimplementasikan kelima aturan ini diambil guna meningkatkan kualitas permainan, efisiensi waktu, serta keadilan dalam setiap pertandingan. Para pemangku kepentingan di Liga Primer Inggris telah menyepakati bahwa adopsi regulasi IFAB ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kompetisi tetap relevan dan menarik di kancah global.

Salah satu perubahan krusial yang akan diterapkan berkaitan dengan cara penanganan tendangan bebas. Mulai musim 2026/2027, pemain bertahan tidak lagi diizinkan untuk membuat ‘dinding’ lebih dari tiga orang saat tim lawan mengambil tendangan bebas. Aturan ini diharapkan dapat mengurangi potensi pelanggaran taktis yang membuang-buang waktu dan lebih membuka peluang terciptanya gol dari situasi bola mati.

Selanjutnya, terkait dengan prosedur pergantian pemain, terdapat penyesuaian yang akan memberikan fleksibilitas lebih kepada tim. Pelatih kini diperbolehkan untuk melakukan pergantian pemain selama jeda paruh waktu. Hal ini memungkinkan tim untuk melakukan perubahan taktik atau mengatasi cedera yang terjadi di akhir babak pertama tanpa harus menunggu hingga babak kedua dimulai secara resmi.

Perubahan lain yang patut dicatat adalah terkait dengan tendangan gawang. Dalam regulasi baru, bola yang ditendang dari tendangan gawang kini dianggap ‘dalam permainan’ segera setelah ditendang dan bergerak. Pemain lawan tidak lagi diharuskan berada di luar kotak penalti saat tendangan gawang diambil, memberikan keleluasaan lebih bagi tim yang melakukan tendangan untuk memulai pembangunan serangan dari lini pertahanan.

Aspek keadilan permainan juga menjadi fokus dengan diperkenalkannya aturan mengenai ‘perilaku tidak sportif’. IFAB telah memperjelas definisi dan konsekuensi dari tindakan-tindakan yang dianggap membuang-buang waktu secara berlebihan oleh pemain. Hal ini mencakup penundaan yang disengaja dalam mengambil bola mati atau provokasi yang tidak perlu.

Terakhir, peraturan mengenai bola yang mengenai tangan pemain di area penalti juga mengalami penyempurnaan. Aturan baru ini akan lebih fokus pada niat dan konteks dari kejadian tersebut, dengan mempertimbangkan apakah pemain secara aktif berusaha bermain bola dengan tangan atau apakah insiden tersebut terjadi secara tidak sengaja akibat posisi tubuh yang tidak wajar. Tujuannya adalah untuk mengurangi kontroversi dan memastikan keputusan yang lebih konsisten di lapangan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp