Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, mengambil langkah antisipatif untuk mencegah cedera pada anak asuhnya. Dalam pertandingan persahabatan melawan klub Liga Primer Inggris, Aston Villa, yang dijadwalkan pada 29 Mei 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), ia berencana membatasi waktu bermain setiap pemain.
Keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang demi menjaga kondisi fisik para pemain yang tergabung dalam tim Indonesia All Stars. “Saya akan membatasi menit bermain mereka. Kami tidak mau ambil risiko. Kita punya beberapa pemain yang baru saja pulih dari cedera,” ujar Kurniawan Dwi Yulianto.
Kurniawan mengungkapkan bahwa ada beberapa pemain dalam skuadnya yang baru saja menyelesaikan masa pemulihan dari cedera. Oleh karena itu, ia merasa perlu untuk berhati-hati agar cedera tersebut tidak kambuh kembali. “Ada beberapa pemain yang baru saja pulih dari cedera, jadi kita harus berhati-hati. Kita juga harus menjaga kebugaran mereka,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kurniawan menjelaskan bahwa ia telah berkomunikasi dengan tim medis terkait penentuan menit bermain para pemain. Diskusi ini penting untuk memastikan bahwa setiap pemain tidak diberikan beban berlebih yang dapat memicu kembalinya cedera atau bahkan menimbulkan cedera baru. “Kita akan pantau terus, dan kita akan berbicara dengan tim medis,” tegasnya.
Pertandingan melawan Aston Villa ini bukan sekadar ajang uji coba biasa. Ini merupakan kesempatan berharga bagi para pemain lokal untuk unjuk gigi di hadapan tim sekaliber internasional dan juga bagi penggemar sepak bola Indonesia untuk menyaksikan langsung aksi klub ternama dari Inggris. Namun, di balik euforia tersebut, prioritas utama pelatih adalah kesehatan dan keberlangsungan karier para pemainnya.
Kurniawan Dwi Yulianto ingin memastikan bahwa partisipasi dalam laga ini tidak berujung pada masalah kesehatan jangka panjang bagi para pemain. Dengan membatasi menit bermain, ia berharap seluruh pemain dapat memberikan kontribusi terbaiknya tanpa harus mengorbankan kondisi fisik mereka, sehingga mereka dapat kembali memperkuat klub masing-masing dalam kondisi prima setelah pertandingan.
