Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Kontroversi Gianni Infantino: FIFA Terjebak Politik AS di Panggung Piala Dunia

Oleh Herfansyah July 20, 2026 20 hours lalu 0 komentar

Presiden FIFA, Gianni Infantino, dikritik karena upayanya mendekati mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam rangka mengamankan hak penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Tindakan ini dinilai telah menyeret sepak bola ke dalam pusaran politik dan merusak kredibilitas olahraga paling populer di dunia tersebut.

Sejak Amerika Serikat mendapatkan hak untuk menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, Infantino dilaporkan telah berusaha keras untuk mendapatkan perhatian Trump. Tujuannya diduga untuk mendapatkan perlakuan istimewa bagi FIFA dari pemerintah AS. Namun, upaya ini justru menuai kecaman, di mana Infantino dianggap mengalami nasib serupa dengan pihak-pihak lain yang ‘bertransaksi’ dengan Trump: kedekatan dengan Trump justru berbalik merugikan, mencemari citra seluruh olahraga.

Sepak bola, pada intinya, adalah olahraga yang inklusif, demokratis, dan dapat diakses oleh semua orang. Jutaan orang di seluruh dunia mencintai sepak bola karena potensi universalnya untuk menyatukan dunia, seperti yang sering digaungkan oleh FIFA. Kekuatan pemersatu ini sempat terlihat di awal Piala Dunia, di mana terlepas dari kebijakan Trump yang keras terhadap imigran dan warga asing, sentimen umum menunjukkan bahwa tim dan penggemar yang berkunjung disambut hangat oleh sebagian besar masyarakat Amerika.

NathΓ‘n Goldberg Crenier, yang menjabat sebagai wakil presiden terpilih Federasi Sepak Bola AS (US Soccer), menyampaikan pandangannya bahwa editorial ini merepresentasikan opini pribadinya dan tidak serta-merta mencerminkan posisi resmi US Soccer.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait