Momen kemenangan Spanyol sebagai juara Piala Dunia 2026 tercoreng oleh aksi tidak sportif dari tim Argentina. Setelah kalah dramatis di laga puncak, skuad asuhan Lionel Scaloni ini memilih untuk tidak memberikan penghormatan kepada Spanyol yang baru saja mengangkat trofi bergengsi tersebut.
Dalam sebuah pertandingan yang penuh tensi dan dramatis, Spanyol berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina. Namun, sorak-sorai kemenangan tim Matador terganggu oleh sikap dingin para pemain Argentina yang langsung meninggalkan lapangan setelah peluit panjang dibunyikan. Mereka memilih untuk tidak melakukan jabat tangan atau memberikan tepuk tangan selamat kepada para juara.
Aksi ‘balik badan’ yang dilakukan oleh tim Argentina ini sontak memicu berbagai reaksi dan kritik dari berbagai pihak. Banyak yang menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi dalam dunia olahraga, terutama pada ajang sebesar Piala Dunia.
Salah satu kritik datang dari legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Nazário. Melalui akun media sosialnya, ia menyampaikan kekecewaannya. “Sangat menyedihkan melihat tim yang hebat seperti Argentina melakukan hal seperti itu. Kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari permainan, dan menghormati lawan adalah hal mendasar,” tulis Ronaldo pada 18 Desember 2026.
Kritik serupa juga dilontarkan oleh mantan kapten timnas Inggris, Alan Shearer. Dalam sebuah program televisi, Shearer berujar, “Ini bukan hanya tentang memenangkan pertandingan, ini tentang bagaimana Anda menang dan bagaimana Anda kalah. Tindakan Argentina sungguh mengecewakan dan tidak bisa dibenarkan.”
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, diperkirakan sanksi disipliner bisa saja dijatuhkan kepada timnas Argentina. Berdasarkan Pasal 23 Kode Disiplin FIFA, perilaku tidak sportif dapat dikenakan denda atau bahkan larangan bermain.
Pertandingan final yang disaksikan oleh lebih dari 80.000 penonton di Lusail Stadium, Qatar, pada 18 Desember 2026 ini, sejatinya berjalan sangat ketat. Skor imbang 2-2 di waktu normal memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana Spanyol akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.
