Saturday, 1 August 2026
BREAKING
BERITA

Komunitas Digital Dorong Regulasi Hak Cipta AI yang Adil untuk Kreator dan Inovasi

Oleh Emanuel August 1, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Jakarta – Komunitas Digital Indonesia (Komdigi) mendesak adanya regulasi hak cipta yang seimbang di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Langkah ini bertujuan untuk melindungi hak-hak para kreator sekaligus mendorong kemajuan AI dalam ekosistem digital nasional secara optimal.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa, 18 Juni 2024, Komdigi menekankan pentingnya keseimbangan dalam regulasi hak cipta terkait AI. Mereka melihat bahwa kemajuan teknologi AI berpotensi memberikan manfaat besar, namun juga menimbulkan tantangan baru terhadap perlindungan karya cipta.

Ketua Komdigi, Donny BU, menyatakan, “Kami melihat AI ini sebagai sebuah alat yang luar biasa, namun kita harus memastikan bahwa hak-hak para kreator tetap terlindungi.” Ia menambahkan bahwa tanpa kerangka hukum yang jelas, para kreator mungkin akan menghadapi kesulitan dalam mengklaim kepemilikan atas karya mereka yang dibuat atau dibantu oleh AI. Hal ini dapat berdampak pada motivasi dan keberlanjutan profesi kreatif di Indonesia.

Lebih lanjut, Komdigi menyarankan agar regulasi yang ada dapat mengakomodasi kedua kepentingan tersebut. Di satu sisi, perlu ada jaminan bahwa karya-karya orisinal dilindungi dari penggunaan tanpa izin oleh sistem AI. Di sisi lain, perkembangan AI sebagai alat bantu kreatif dan inovatif juga perlu didukung agar tidak terhambat oleh aturan yang terlalu ketat.

Donny BU juga mengemukakan pandangannya mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara positif. “AI bisa menjadi partner kolaborasi yang sangat baik bagi para kreator, membantu mereka menghasilkan karya yang lebih inovatif dan efisien,” ujarnya. Namun, ia mengingatkan bahwa kolaborasi ini harus berjalan di atas landasan etika dan hukum yang kuat.

Komunitas Digital Indonesia berharap pemerintah dan pemangku kepentingan terkait dapat segera merespons kebutuhan akan regulasi yang adaptif ini. Dialog yang konstruktif antara para kreator, pengembang AI, dan regulator diharapkan dapat menghasilkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan bagi kemajuan industri kreatif dan teknologi digital di Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp